Berita

Fitrianti Agustinda

Nusantara

Finda Belum Terpikir Berpasangan Lagi Dengan Harnojoyo

SENIN, 06 JUNI 2016 | 16:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setelah Jumat lalu terpilih lewat pemungutan suara di DPRD Palembang, Fitrianti Agustinda (Finda) langsung bekerja menjalani sisa masa jabatan Wakil Walikota Palembang sampai 2018.

Adik kandung mantan Walikota Palembang Romi Herton itu terpilih setelah meraih 37 suara dari 41 pemilih di kalangan anggota DPRD. Sementara pesaingnya, Suhaely Ibrahim hanya mendapatkan empat suara.

Finda diharap bisa meringankan beban kerja Walikota Palembang, Harnojoyo, dalam dua tahun mendatang. Namun, ada ekspektasi lebih. Beredar wacana pasangan Harnojoyo-Finda disiapkan untuk jangka panjang.


Harnojoyo-Finda disebut-sebut akan tetap berpasangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Palembang 2018.

"Saya belum berpikir kesana. Terpilih sebagai Wawako sekarang saya hanya fokus pada pembangunan Palembang dalam dua tahun nanti," jelas Finda kepada RMOL Sumsel, Senin (6/6).

Menurut Finda, yang dia pikirkan saat ini hanyalah melaksanakan program kerja pasangan kepala daerah yang terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Palembang 2013, Romi Herton-Harnojoyo. Romi Herton sendiri sudah diberhentikan karena terlibat kasus pidana korupsi.

Pasangan ini memiliki visi dan misi mewujudkan Palembang Elok, Madani, Aman, Sejahtera (EMAS) 2018. Selain itu, adik kandung Romi Herton ingin melanjutkan perkembangan Palembang sebagai kota metropolis.

"Mewujudkan visi misi yang telah dibangun pasangan Walikota dan Wakil Walikota Palembang sebelumnya sangatlah penting. Menuju palembang EMAS dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, serta meningkatkan sistem yang telah berjalan," kata dia.

Tak hanya itu, Finda juga ingin memberdayakan masyarakat Kelurahan dengan program usaha kecil menengah (UKM). Finda berharap melalui program UKM di Kelurahan dapat menciptakan kreativitas masyarakat dengan home industri.

"Wisata Sungai Musi yang menjadi identitas Kota Palembang juga harus dikembangkan," tuturnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya