Berita

Abdullah Azwar Anas/net

Bupati Banyuwangi Ajak Anak Muda Gelorakan Semangat Gotong Royong

MINGGU, 05 JUNI 2016 | 09:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. MPR RI dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar seni budaya Wayang Kulit bersama dalang Ki Prasetyo Anom Carito dengan lakon "Banjaran Rama Bargawa" di Kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, Sabtu malam (4/6).

Pagelaran Wayang Kulit ini dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Acara yang dipadati masyarakat Banyuwangi ini dihadiri oleh anggota MPR. Antara lain: Azam Azman Natawijana (Fraksi Partai Demokrat), Abdul Malik Haramain (Fraksi PKB), dan Sumail Abdullah (Fraksi Gerindra). Sedangkan dari pemerintah daerah hadir Staf Ahli Bupati Banyuwangi, Ketut Kencana serta jajaran FKPD dan SKPD Kabupaten Banyuwangi, Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi Joni Subagyo, Rektor Untag, Andang Subaharianto serta dosen, mahasiswa dan tokoh masyarakat.


Tujuan dari pementasan seni budaya wayang kulit ini, seperti disampaikan oleh ketua panita pelaksana Purwadi, yaitu untuk melakukan reaktualisasi terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, dalam rangka internalisasi pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat, khususnya melalui pagelaran seni budaya tradisional dan juga sebagai salah satu bentuk apresiasi sekaligus langkah konkret dan nyata MPR dalam upaya melestarikan warisan budaya tradisional, khususnya wayang kulit, yang telah menjadi ciri, jati diri dan kekayaan intelektual bangsa Indonesia yang telah diakui UNESCO.

Staf Ahli Bupati yang mewakili Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dalam sambutan tertulisnya mengungkapkan, dalam rangka memiliki tekad bersama dalam memahami Empat Pilar MPR yang melatarbelakangi diselenggarakannya pagelaran wayang semalam suntuk bersama dalang kondang Ki Prasetyo Anom Carito. Dengan harapan sosialisasi Empat Pilar MPR mampu sampai ke sasaran dengan pesan-pesan yang disampaikan dalam alur cerita pagelaran sampai keseluruh lapisan masyarakat.

Ketut selanjutnya mengucapkan terima kasih kepada MPR yang telah memilih Banyuwangi untuk melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR, dan mengajak para penonton merenungkan terkait bahwa Presiden Jokowi pada tanggal 1 Juni 2016 lalu di Kota Bandung sudah menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

"Dan berharap kepada generasi muda dengan memahami nilai-nilai luhur Pancasila dapat mengelorakan lagi jiwa gotong royong yang belakangan ini mulai hilang dari masyarakat" ujarnya.

Sementara Azam Azman Natawijana mewakili Pimpinan MPR dalam sambutanya menegaskan, MPR pada tanggal 1 Juni kemerin melaksanakan peringatan pidato Bung Karno di Gedung Merdeka, Bandung dan pada peringatan itu Presiden Jokowi menandatangani Keputusan Presiden 24/2016 tentang Hari Lahir Pancasila.

"Untuk itu marilah kita maknai Hari Lahir Pancasila itu dengan merawat, menjaga, memelihara, dan merangkul semua lapisan masyarakat termasuk melestarikan seni budaya yang kita miliki untuk memperkuat Empat Pilar MPR," ungkapnya.

Menurut anggota Fraksi Demokrat itu, sekarang ini masyarakat mulai berkurang jiwa gotongroyong, toleransi, kebersamaan dan keharmonisan. Hal tersebut merupakan tanda-tanda semakin jauhnya nilai-nilai Pancasila. Dengan keyakinan diselenggarakannya pagelaran wayang ini sebagai instrumen sosialisasi diharapkan mampu menjadi tontonan untuk mencintai budaya bangsa sendiri.

Tepat pukul 21.00 WIB, pagelaran wayang segera dimulai dengan ditandai penyerahkan tokoh wayang oleh Azam Azman Natawijana didampingi oleh Abdul Malik Haramain, Sumail Abdullah, Ketut Kencana, Joni Subagyo kepada dalang Ki Prasetyo Anom Carito yang mengangkat lakon "Banjaran Rama Bargawa". [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya