Berita

ismed hasan putro/net

Politik

Empat Faktor Bikin Sektor Pangan Selalu Bermasalah

SABTU, 04 JUNI 2016 | 11:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Persoalan pangan nasional terus mendera Indonesia karena empat hal.

Pertama, desain pangan pemerintah masih konvensional, belum modern seperti Jepang atau China.

Selain itu, distribusi pangan masih pendekatan feodalistik.


Lalu, infrastruktur pangan yang diandalkan untuk distribusi adalah peninggalan Orde Baru.

Dan terakhir, regulator (pemerintah) masih terperangkap kepentingan pemburu rente.

"Itu yang membuat masalah pangan 30 tahun terakhir ini tidak selesai dan bahkan pasca Orde Baru lumpuh. Konsumen selalu didera permainan manuver sekelompok mafia pangan dan elite politik," terang Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Ismed Hasan Putro, dalam diskusi  "De Javu Harga Sembako" di Cikini, Jakarta, Sabtu (4/6).

Menurut dia, masalah ini akan terus berkesinambungan apabila political will pemerintah masih setengah hati dan pemerintah tidak bisa mengkonsolidasikan semua pihak terkait agar masalah teratasi dalam jangka panjang.

"Problem pangan jangan diatasi tiap Lebaran seharusnya rencana lima tahun," kata Ismed. [ald] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya