Berita

teguh santosa/net

Politik

Teguh Santosa: Mbak Mega Bukan Akademisi Kamar

RABU, 25 MEI 2016 | 17:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dinilai pantas menerima gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa (H.C.) dalam bidang ilmu politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran.

Gelar DRHC untuk Mega diberikan di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Bandung, Rabu (25/5).

Sebagai pemimpin partai politik berpengaruh yang juga pernah memimpin negara sebesar Indonesia, Mega terbukti memiliki pemahaman terhadap dasar-dasar ilmu politik dan pemerintahan yang memadai.


Penilaian tersebut disampaikan dosen Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Teguh Santosa, yang juga alumni Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad.

Teguh mengingatkan bahwa ilmu memiliki tiga aspek, yakni epistemologi, ontologi dan aksiologi atau penerapan.

"Mbak Mega sudah membuktikan bahwa dirinya memiliki pemahaman yang memadai mengenai ilmu politik dan pemerintahan. Serta ia telah dan sedang mengaplikasikannya," kata Teguh yang di saat kuliah di Unpad dipercaya teman-temannya sebagai Ketua Angkatan FISIP Unpad.

Dengan demikian, masih kata alumni University of Hawaii at Manoa itu, Mega bukan tipe "akademisi kamar".

"Mbak Mega adalah woman in action, bukan akademisi kamar yang sekadar menimbang-nimbang teori dengan keraguan," demikian Teguh. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya