Berita

foto: net

Polri Sebaiknya Hentikan Operasi Patuh, Zebra Dan Simpatik

KAMIS, 19 MEI 2016 | 04:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pimpinan Polri diminta menghentikan Operasi Patuh, Zebra dan Simpatik yang setiap tahun digelar oleh Korps Lalu Lintas. Selain tidak efektif untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran alias Kamseltibcar lalu lintas, operasi-operasi tersebut juga menghambur-hamburkan anggaran.

"Bahkan diduga ada praktik korupsi," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, Kamis (19/5).

Menurutnya, sebuah operasi digelar apabila ada indikasi akan terjadi peristiwa yang luar biasa atau akan adanya aktivitas masyarakat yang jauh lebih besar dari biasanya. Seperti saat Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru. Untuk mengantisipasi arus mudik yang membludak, Polri melalui Korps Lalu Lintas menggelar Operasi Ketupat dan Operasi Lilin.


Sementara, Edison melanjutkan, operasi Zebra, Simpatik dan operasi Patuh seperti yang saat ini digelar, tidak mempunyai tujuan tertentu yang dijadikan target dalam operasi yang digelar.

"Kalau hanya menindak pelanggar lalu lintas, itu kan tugas rutin Polantas, tidak perlu harus menggelar operasi," ujar Edison.

ITW melihat, penindakan apalagi jumlah yang ditilang besar saat menggelar operasi, dijadikan Polri sebagai prestasi. Padahal, Polri akan sukses jika tidak melakukan penindakan, karena masyarakat sudah memiliki kesadaran tertib berlalu lintas.  

"Prestasi bukan dinilai dari banyaknya pelanggar yang ditindak. Tetapi, jika masyarakat tidak lagi melakukan pelanggaran karena sudah tertib berlalu lintas, itu baru prestasi," ungkap Edison.

Dia menambahkan, operasi-operasi yang digelar minus operasi Ketupat dan Lilin, hanya sarana untuk menggunakan anggaran yang sudah diajukan sebelumnya. Apalagi, selain tidak efektif untuk mewujudkan Kamseltibcar, operasi ini juga disinyalir ada indikasi korupsi.

ITW curiga, pengadaan papan yang digunakan untuk pemberitahuan operasi, tidak seluruhnya terbuat dari bahan yang baru. Unit-unit satuan yang menggelar operasi hanya merubah tulisan tahun operasi, seperti operasi patuh 2014 lalu diganti menjadi 2015 dan seterusnya. Padahal, biaya pengadaan papan tersebut sudah dimasukkan dalam anggaran.  

Sebaiknya, lanjut Edison, anggaran untuk membiayai operasi Patuh, Zebra dan Simpatik akan lebih efektif jika digunakan untuk mendukung program yang bisa mencerdaskan masyarakat tentang lalu lintas. Seperti menggelar kampanye tertib lalu lintas secara konsisten dan fokus ke kelompok-kelompok atau komunitas masyarakat. Tetapi sosialisasi yang dilaksanakan harus melibatkan peran serta masyarakat sehingga timbul rasa memiliki dan kesadaran bersama untuk tertib berlalu lintas. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya