Berita

zulkifli hasan

Zulkifli Hasan Berambisi Besarkan SMA Kebangsaan

MINGGU, 15 MEI 2016 | 14:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan hadir dalam prasetya Alumni Angkatan I SMA Kebangsaan di Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (15/5). Turut hadir dalam wisuda itu Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan.

Di depan alumni angkatan I sebanyak 58, orangtua alumni, dan siswa SMA Kebangsaan, Zulkifli mengatakan sekolah kebangsaan mendidik siswa agar memiliki identitas ke-Indonesiaan.

"Tidak hanya mendidik disiplin, menjadi pintar, serta beriman, dan bertakwa, tapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan identitas ke-Indonesiaan yang kuat," katanya.


Zulkifli meminta Dandim dan Kapolres Lampung Selatan untuk ikut melatih disiplin, melatih cinta dan bela Tanah Air serta wawasan nusantara para siswa SMA Kebangsaan.

Para siswa SMA Kebangsaan juga diharapkan tidak hanya berasal dari Lampung Selatan tapi juga daerah lainnnya seperti Sumatera Utara, Bali, dan daerah lainnya.

"Inilah sekolah kebangsaan. Di sekolah ini, siapa pun dan dari manapun berhak bersekolah di SMA Kebangsaan," ujarnya.

Sebagai Dewan Pembina Yayasan Insan Cendikia yang menaungi SMA Kebangsaan, Zulkifli  juga mengungkapkan program pengembangan SMA Kebangsaan ke depan.

"Kita akan menjadikan sekolah ini jauh lebih maju dan besar. Kita jadikan SMA Kebangsaan sebagai sekolah terbaik, tidak hanya di Lampung Selatan, tapi di dunia," imbuhnya.

Beberapa program itu, misalnya, menerima siswa lebih banyak lagi. "Saya sedih, setiap tahun hanya menerima 90 siswa. Sekitar 400 yang mendaftar di Lampung Selatan hanya diterima 30 siswa. Belum dari daerah lain," ungkapnya.

Zullkifli mengharapkan tahun depan SMA Kebangsaan bisa menerima 200 siswa, tahun berikutnya 250, berikutnya lagi 300 siswa. Sehingga nanti target jumlah siswa di SMA Kebangsaan sekitar 900 siswa.

"Nanti ada siswa yang mendapat beasiswa, siswa yang membayar mandiri, dan siswa yag mendapat bantuan Pemda," ucapnya.

Selain itu, lanjut Zulkifli, sekolah ini juga akan dikembangkan sebagai destinasi wisata agro, kewirausahaan, dan beberapa bisnis yang dikelola yayasan. "Ini untuk membiayai sekolah sehingga tidak bergantung lagi pada donatur tetapi sistem yang sudah berjalan," jelasnya.

Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan juga mengharapkan SMA Kebangsaan menjadi destinasi kebanggaan Lampung Selatan di masa depan. "Dengan luas 50 hektar sekolah ini akan menjadi tujuan agro wisata, menjadi wisata kewirausahaan, dan wisata pendidikan," katanya.

Menurut Zainuddin Hasan, SMA Kebangsaan dibangun oleh Zulkifli Hasan bukan untuk pribadi tapi untuk warga Lampung Selatan dan Lampung umumnya. "Sekolah ini mencetak sumber daya manusia yang tangguh," katanya.

Kepala Sekolah SMA Kebangsaan, Edy Purwito menyebutkan Gubernur Lampung menjuluki SMA Kebangsaan sebagai "Kandangnya Juara" karena sekolah ini sering menjadi juara di Lampung.

"Karena itu para siswa harus menjadi juara di segala bidang. Angkatan I adalah pembuka dan merintis jalan bagi sekolah yang megah dan siap berkompetisi dengan sekolah lain," katanya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya