Berita

Lukman Hakim Saifuddin/net

Menag: PTKN Harus Tonjolkan Civitas Akademika Bukan Civitas Politika

JUMAT, 13 MEI 2016 | 09:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengajak seluruh jajaran pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) agar lebih mengembangkan civitas akademika dan bukan civitas politika.

Dikatakan Lukman, transformasi UIN, IAIN, dan STAIN yang digulirkan sejak dua dekade terakhir, akan kehilangan nilai substansi keadabannya apabila perguruan tinggi terperangkap dalam politik kampus dan subkultur umat.

"Saya perlu menekankan, UIN, IAIN dan STAIN di mana pun harus lebih fokus mengembangkan wawasan akademik dan memancarkan nalar intelektual yang memberi pencerahan di lingkungannya sendiri dan pencerahan kepada masyarakat luas," kata menteri asal PPP itu saat melantik Rektor UIN Yogyakarta dan UIN Palembang serta Ketua STAIN Curup di Jakarta, Kamis (12/5).


UIN, IAIN dan STAIN, lanjut Lukman, harus eksis sebagai masyarakat ilmiah dan sekaligus membawa misi dakwah dan misi profetik dalam kehidupan bangsa. Pengembangan UIN, IAIN dan STAIN khususnya, imbuh dia, diharapkan menjadi benteng terhadap sekularisasi dan dikotomi ilmu pengetahuan yang terjadi di berbagai tempat di dunia.

Dalam kesempatan tersebut, kepada rektor UIN dan ketua STAIN yang baru dilantik, Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Prof. Dr. H. Muhammad Sirozi, Ph.D sebagai Rektor UIN Raden Fatah Palembang; dan Dr. Rahmat Hidayat, M.Ag sebagai Ketua STAIN Curu, Lukman menitipkan tiga hal; Pertama, UIN, IAIN dan STAIN harus memperhatikan standar keunggulan sebagai perguruan tinggi dalam segala bidang, fungsi dan aspeknya.

"Oleh karena itu, pengembangan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri perlu memperhatikan keseimbangan antara kemajuan infrastruktur sarana-prasarana fisik dengan kemajuan akademik," ujar dia.

Kedua, transformasi UIN, IAIN dan STAIN tidak boleh menjadikan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tercerabut dari akar dan khittah yang melandasi keberadaannya kebih dari setengah abad sejak pertama kali PTAIN didirikan di Yogyakarta.

Ketiga, perguruan tinggi keagamaan Islam yang diselenggarakan oleh pemerintah harus mampu menjadi agen reformasi birokrasi yang baik, modern dan akuntabel.

"Untuk itu, seorang Rektor Universitas dan Ketua Sekolah Tinggi dalam memimpin perguruan tinggi harus mampu menggabungkan kekuatan nalar intelektual, nalar birokrasi dan nalar sosial," sebut Lukman.

Menag juga kembali menegaskan bahwa UIN, IAIN dan STAIN sebagai perguruan tinggi harus berperan sebagai agen penyelamat nilai-nilai kehidupan masyarakat. Perguruan tinggi, menurunya, harus menjadi oase moral dan sumbe energi intelektual yang dibutuhkan untuk perbaikan kehidupan masyarakat dan bangsa. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya