Berita

Zulkifli Hasan/net

Ada Yang Bikin Ketua MPR Kali Ini "Malas" Ceramah Kebangsaan

RABU, 11 MEI 2016 | 11:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Di tengah rangkaian "Safari Sabang-Merauke Merajut Kebangsaan", Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, berkunjung ke Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu pagi (11/5).

Tiba di PDM Bojonegoro, Zulkilfli alias Zulhas disambut hangat Ketua PDM Bojonegoro, Suwito, dan Sekretaris PDM Bojonegoro, Muhdhori Arif.

Zulhas menyempatkan sarapan sekaligus silaturahmi dengan warga Muhammadiyah Bojonegoro. Terlihat juga Bupati Bojonegoro, Suyoto alias Kang Yoto yang adalah kader Muhammadiyah dan Partai Amanat Nasional (PAN).


Dalam sambutan pada acara silaturahmi tersebut, Zulhas mengaku "malas" untuk memberi ceramah kebangsaan kepada warga Muhammadiyah.
Alasannya, dasar negara itu sendiri digagas para tokoh yang berasal dari Muhammadiyah. Misalnya, Kiai Haji Mas Mansur, Ki Bagus Hadikusumo, Prof. Kahar Mudzakir, dan Kasman Singodimedjo.

Ditambahkannya, kegiatan warga Muhammadiyah sudah sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan.

"Makanya saya malas ceramah kebangsaan. Nanti dibilang mengajari ikan berenang," kata dia disambut tawa warga Muhammadiyah.

Dengan nada canda, Zulhas juga berpesan agar warga Muhammadiyah mengikuti jejak Kang Yoto ikut "merebut" kekuasaan. Dia yakin warga Muhammadiyah akan amanah dan memperhatikan warga.

Kunjungan ke Muhammadiyah adalah agenda pertama "Safari Sabang-Merauke Merajut Kebangsaan", di Kabupaten Bojonegoro.
Dari informasi yang didapatkan wartawan yang ikut dalam kunjungan, Zulhas membawa rombongan politisi PAN dalam Safari Kebangsaan kali ini.

Mereka adalah Ketua Fraksi PAN DPR RI Mulfachri Harahap, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Bendum PAN Nasrullah, Anggota DPR Kuswiyanto, Riski Sadig, Luki Hakim, dan para pengurus DPP PAN seperti Azis Subekti, Soni Sumarsono, serta pengurus DPW Jatim. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya