Berita

bendera PDIP/net

Politik

PDIP Disarankan Usung Djarot Saiful-Teguh Santosa

SELASA, 10 MEI 2016 | 12:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gerakan untuk menyeret Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma), agar berlaga di Pilgub DKI Jakarta tahun 2017 terasa kian masif.

Padahal, situasi itu tidak hanya akan menyebabkan konsentrasi Risma terganggu dalam menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga mengancam citra dan kredibilitas PDI Perjuangan di mata rakyat.

"Kasihan ibu Risma, kalau dalam keadaan terpaksa menuruti perintah partai. Kami mensinyalir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengetahui hal tersebut," ujar analis politik dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga, kepada redaksi.


Andy berharap Megawati tidak terpengaruh "bisikan" sekelompok orang yang sebetulnya ingin menggagalkan PDIP mengusung kader-kader terbaiknya di daerah. Selain itu, PDIP akan menanggung malu bila kader terbaiknya dari daerah seperti Risma atau Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) ternyata kalah dalam pertarungan melawan calon incumbent di Jakarta, Basuki T. Purnama alias Ahok.

"Kader PDIP incumbent seperti Risma dan Ganjar, atau kepala daerah asal PDIP lainnya jangan dipaksa ke Jakarta. Karena selama kampanye Pilkada mereka punya janji yang harus direalisasikan bagi rakyatnya," ujarnya.

Dia malah menawarkan simulasi alternatif buat PDIP. Ia menyarankan partai banteng menawarkan sosok Wagub DKI, Djarot Saiful, yang merupakan kader senior partai. Menurutnya, Djarot ideal digandengkan dengan tokoh-tokoh muda, salah satunya dari kalangan pers, yaitu Teguh Santosa.

"Labor Institute Indonesia menawarkan simulasi Wagub DKI Djarot Saiful digandengkan tokoh muda pers, Teguh Santosa," katanya.

Selain Teguh, PDIP juga bisa menyandingkan Djarot dengan kader-kader internal. Misalnya, Boy Sadikin (mantan Ketua DPD PDIP DKI); atau kader mereka di DPR RI, Puti Guntur Soekarnoputra serta Rieke Dyah Pitaloka.

"PDIP disarankan mengeluarkan kader-kader yang handal untuk disimulasikan, dan ditawarkan ke konstitutennya di Jakarta. PDIP harus segera mengambil sikap agar persiapan kader untuk berlaga di DKI dapat lebih maksimal," jelasnya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya