Berita

nasaruddin umar:net

Perempuan Yang Diungkap Al-Quran (67)

Menggugat Determinisme Biologis

SELASA, 10 MEI 2016 | 09:33 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

DETERMINISME biologis di dalam menafsirkan ayat-ayat gender sudah saatnya ditin­jau. Kita semua sangat ya­kin bahwa Allah Swt Maha Adil, tidak membedakan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Keduanya sama-sama sebagai khalifah dan hamba ('abid). Pemahaman ayat-ayat gender dalam kitab-kitab tafsir terlalu mengacu kepada determinisme fisik-biologis dan terke­san mengenyampingkan peran budaya (gender role) yang berkembang di dalam masyarakat. Padahal, Islam sudah jauh menembus batas-ba­tas geografis dan lapisan-lapisan-lapisan kultur­al yang sangat berbeda dengan kondisi objektif masyarakat Timur Tengah.

Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud un­tuk mereduksi atau mengecilkan peran ayat-ayat Alquran dan hadis Nabi, tetapi demi untuk menampilkan Islam sebagai Kitab Suci Kema­nusiaan yang paralel dengan realitas sosial se­jarah yang dilintasinya. Terlebih tulisan ini tidak bermaksud untuk melegalkan sesuatu yang tidak sejalan dengan substansi ajaran Islam semisal melegalkan perkawinan sejenis, sep­erti lesbi dan dan homo. Tulisan ini bermaksud mengingatkan kepada kita semua substansi ajaran Islam dan apa yang menjadi tujuan uta­manya (maqashid al-syar'ah).

Kenyataan terhadap adanya perbedaan se­cara biologis antara laki-laki dan perempuan tidak dapat dibantah. Secra sains dan teknologi juga ditemukan bahwa aksessori organ reproduksi ditentukan oleh faktor organ penentu jenis kelamin (gonad) seseorang; laki-laki memiliki testis, dan perempuan memiliki ovary. Kedua organ ini memegang peranan penting dalam pembentukan komposisi kimia dalam tubuh (body chemistry) seseorang. Testis bagi laki-laki berfungsi untuk memproduksi hormon testoterone, suatu hormon pembawa sifat-sifat kejantanan dan sekaligus menentukan struk­tur organik laki-laki. Hormon ini berfungsi untuk memproduksi sperma, mengatur perkemban­gan tulang, pergerakan otot, penyimpangan le­mak, prilaku seksual, pola raut muka, pelebaran dada, dan penegakan tulang rawan, dan ketaja­man suara. Sedangkan ovary bagi perempuan memproduksi hormon prolactin, extrogen, dan progesteron. Dua jenis yang terakhir sangat berpengaruh dalam pembentukan sifat-sifat dasar perempuan.


Laki-laki dan perempuan mempunyai kromo­som seksual (sexual chromosome) yang berbe­da. Perempuan mempunyai dua kromosom yang sejenis, yaitu XX, karenanya disebut homoga­metic sex, dan laki-laki mempunyai dua kromo­som yang berbeda; satu di antaranya sama den­gan perempuan, X dan lainnya, Y, khusus bagi laki-laki. Laki-laki disebut heterogametic sex kar­ena ia mempunyai dua jenis kromosom (XY). Se­cara fisik-biologis laki-laki dan perempuan tidak saja dibedakan oleh identitas jenis kelamin, ben­tuk dan anatomi biologis lainnya, melainkan juga komposisi kimia dalam tubuh. Perbedaan yang terakhir ini menimbulkan akibat-akibat fisik-bi­ologis, seperti laki-laki mempunyai suara yang lebih besar, berkumis, berjenggot, pinggul lebih ramping, dada yang datar. Sedangkan perem­puan mempunyai suara lebih bening, buah dada menonjol, pinggul umumnya lebih lebar, dan or­gan reproduksim yang amat berbeda dengan la­ki-laki. Lebih dari ini dipedebatkan oleh beberapa ahli, khususnya dari kalangan feminis.

Sebenarnya para ahli genetik pun mengakui bahwa manusia adalah makhluk biologis yang mempunyai karakteristik tersendiri. Perkem­bangan kesadaran dan kecerdasan manusia tidak semata-mata ditentukan oleh faktor gene­tik tetapi juga faktor lingkungan (environment). Lindsey menyebut diskursus ini sebagai "teka teki hormonal" (the hormone puzzle) yang amat sulit dijelaskan. ***

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya