Berita

foto: net

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Marsinah

SENIN, 09 MEI 2016 | 11:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo didesak segera menuntaskan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat atas kasus aktivis buruh Sidoarjo, Marsinah yang ditemukan meninggal dalam kondisi memprihatinkan pada 3 Mei 1993.

Desakan itu disampaikan analis politik dan HAM dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga kepada redaksi dalam siaran persnya, Senin (9/5).

Menurut Andy, sudah 23 tahun kasus Marsinah, buruh PT Catur Pilar Sejahtera (CPS) Sidoarjo, Jawa Timur, yang menghilang setelah menuntut perbaikan kesejahtaraan buruh dan kesewenang-wenangan pengusaha kepada pata buruh yang bekerjai perusahaannya.


"Kasus Marsinah yang telah terdaftar di Organisasi Buruh Internasional (ILO) dengan nomor registrasi 1713, merupakan beban sejarah kelam bagi perbaikan kesejahteraan buruh di Indonesia. Pemerintah Jokowi harus menuntaskan kasus pelanggaran HAM aktivis buruh tersebut," sebut Andy.

Labor Institute Indonesia juga mengusulkan agar Marsinah dapat ditetapkan sebagai Pahlawan, karena kegigihannya hingga ditemukan tewas terbunuh mengilhami para kaum buruh di Indonesia dalam memperjuangkan hak dan kesejateraannya.

"Jokowi yang identik sebagai salah satu Presiden di dunia ini yang sangat menghormati dan menjunjung HAM segera memerintahkan Menko Polkam untuk menyelesaikan kasus Marsinah tersebut untuk mencari aktor intelektual yang menewaskan aktivis buruh perempuan tersebut," tukas Andy. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya