kurtubi/net
kurtubi/net
"Hambatannya yang harus dikoreksi. Persiapkan tenaga ahli sumber daya manusianya. Jangan justru KEN (Kebijakan Energi Nasional) dan RUEN (Rencana Umum Energi Nasional) masih menempatkan nuklir sebagai opsi terakhir," ujar Kurtubi lewat rilisya, Senin (9/5).
Pakar dunia migas ini beralasan, meskipun program listrik 35.000 MW nanti berhasil dapat diselesaikan, tetapi kapasitas pembangkit yang ada masih sangat kurang untuk bisa mendukung Indonesia menjadi negara industri maju.
Populer
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21
Senin, 22 Juni 2026 | 15:05
UPDATE
Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56
Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34
Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17
Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50
Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30
Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10
Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48
Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32
Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16
Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45