Berita

Muhaimin Bangga Kuota "Nusantara Mengaji" Melebihi Target

SABTU, 07 MEI 2016 | 22:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebanyak 30 ribu masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur padati Alun-alun Jember untuk mengikuti pembukaan Gerakan Nusantara Mengaji (GNM) yang dibuka langsung oleh Inisiator GNM, Muhaimin Iskandar, Sabtu malam (7/5).

Sebelum membuka secara resmi, Muhaimin dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran warga Jember dan juga seluruh panitia Koordinator Nasional (Kornas) GNM yang telah bekerja sekuat tenaga.

"Namun semua kerja tidak sia-sia karena partisipasi masyarakat saat kita ajak membaca dan mengkhatamkan Al Quran sangat tinggi," kata Muhaimin, yang juga Ketum PKB ini.


Bahkan, kata dia, laporan pihak panitia sangat membanggakan. Dimamana peserta khataman telah mencapai angka 325 ribu di seluruh Indonesia.

Yang lebih membanggakan lagi, ujar Muhaimin, seluruh provinsi yang dahulunya pesimis akan mencapai kuota target yang ditetapkan Kornas, justru melebihi kuota seperti Papua.

"Itu semua karena kesucian Al-Quran, begitu mereka kita ajak membaca Al-Quran hatinya bergetar," katanya.

Cak Imin, sapaan Muhaimin, meyakini begitu lantunan ayat suci Al-Quran dibacakan serentak maka pintu langit akan terbuka, semua doa-doa yang disampaikan bakal tercapai.

"Jangan takut bagi mereka yang membacanya masih terbata-bata, waktu kita mengkhatamkan Al-Quran cukup panjang, yakni selama 24 jam. Jadi teruslah membaca sampai selesai," tuturnya.

Dia pun tidak lupa mengucapkan ribuan terimakasih kepada masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi mengkhatamkan Al-Quran.

"Terimakasih tak terhingga kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah berpartisipasi," tukas Cak Imin dalam rilisnya.

Gerakan Nusantara Mengaji (GNM) yang digelar Majelis Tahfid dan Hataman Alquran (MATAN) menggelar 300 ribu khataman di seluruh Indonesia serentak pada 7 Mei hingga 8 Mei 2016 yang berlokasi di seluruh kota/Kabupaten se-Indonesia. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya