Berita

Muhaimin: Gerakan Nusantara Mengaji Amanah Para Kiai

SABTU, 07 MEI 2016 | 20:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Inisiator Gerakan Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar bersama rombongan melakukan ziarah kubur ke makam dua kiai ternama di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yakni Kiai Shiddiq dan Kiai Muchid Muzadi, Sabtu sore (7/5). Ziarah ini dilakukan sebelum dimulainya acara pembukaan Nusantara Mengaji di Alun-alun Jember, Sabtu malam.

Menurut Sang Inisiator, ziarah ke makam dua kiai terkemuka itu dilakukan sebagai upaya meminta keberkahan kepada Allah agar acara khataman Al-Quran serentak sebanyak 300 ribu khataman dapat terlaksana tanpa ada halangan yang dapat menggagalkannya.

"Apalagi khataman Al-Quran dilakukan untuk mendoakan bangsa ini dari bahaya. Dengan Al-Quran kehidupan berbangsa dan benegara dapat berjalan baik," kata Muhaimin.


Selain berziarah ke makam ulama, Ketua Umum PKB itu dan rombongan juga bersilaturahmi ke kediaman ulama ternama di Kabupaten Jember KH Muzakki Syah, di Gebang, Jember. Pertemuan yang berlangsung khitmad itu dimanfaatkan Muhaimin untuk menceritakan dari mana Gerakan Nusantara Mengaji itu muncul.

"Nusantara Mengaji merupakan amanah yang diberikan para kiai kepada dirinya. Kemudian ide itu berkembang menjadi gerakan yang massif," katanya.

Mendengar cerita Muhaimin, KH Muzakki Syah pun manggut-manggut dan tersenyum. Dia berpesan agar gerakan ini terus dibesarkan untuk menciptakan para ahlil Quran.

"Kita tentu tidak ingin bangsa ini kehilangan ulama dan para ahlil kitab. Gerakan ini patut mendapat dukungan semua pihak agar kita tidak kehilangan ulama dan ahlil kitab," katanya.

Hadir dalam silaturahmi tersebut Koordinator Nasional (Kornas) Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid; Sekretaris Koordinator Nasional (Seknas) Nusantara Mengaji, Hasanuddin Wahid; penasehat Nusantara Mengaji, KH M. Ahsin Sakho; Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding; dan artis yang juga politisi PKB, Tommy Kurniawan. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya