Berita

ilustrasi/net

Baraya Sunda Qatar Isi Liburan Dengan Botram

SABTU, 07 MEI 2016 | 01:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Seperti masyarakat Indonesia lainnya, warga negara Indonesia (WNI) berdarah Sunda yang ada di Qatar juga merayakan hari libur panjang. Komunitas Sunda yang disebut Baraya Sunda Qatar (BSQ) dalam liburan kali ini menyelenggarakan Botram pada 6 Mei 2016.

Acara ini, sebagaimana keterangan kepada redaksi (Sabtu, 7/5), merupakan kegiatan berkumpul bersama dengan seluruh keluarga yang kali ini diadakan di Dukhan Water Park, sebuah kota dengan nuansa padang pasir yang berjarak 100 km dari Doha. Pada Botram ini berkumpul sekitar 250 warga Sunda yang berasal dari berbagai daerah di Qatar seperti Doha, Dhukan, Alkhor, Messaid dan Wakrah pun dijadikan ajang promosi berbagai  kuliner khas Sunda.

Bagi pencinta kuliner, selain rasa, tempat dan suasana juga meningkatkan selera sajian.  Bagi warga Parahiyangan yang rindu tanah air, makanan merupakan unsur penting. Orang Sunda sangat mencintai masakan sehat dengan unsur sayuran segar. Di tengah padang pasir yang langka tanaman pun, mereka tetap mencari berbagai jenis sayuran untuk disantap.  


Ada sebuah anggapan yang tak lekang sampai kini bahwa penyantap banyak sayuran segar memiliki badan sehat, kulit halus dan bersih. Oleh karena itu, di padang pasir pun urang Sunda harus mempertahankan tradisi pelahab sayur.

Kemolekan mojang Priangan yang biasa hidup di alam segar pegunungan sering dikaitkan dengan kebiasaan mengonsumsi makanan Sunda. Itulah salah satu tantangan bagi urang Sunda kalau hidup di gurun pasir yang langka tanaman.

Botram kali ini pun merupakan  promosi makanan segar Sunda agar kebiasaan sehat itu terus dilestarikan meski di luar negeri. Acara botram menyediakan berbagai jenis lalapan dan utamanya sayuran segar, gado-gado sayuran mentah, keredok. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya