Berita

zulkifli hasan

Zulkifli: Pemimpin Yang Suka Menggusur Tidak Sesuai Cahaya Ilahi

JUMAT, 06 MEI 2016 | 11:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengisi acara sosialisasi Empat Pilar MPR di Keraton Kasepuhan Cirebon, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/5). Acara ini adalah rangkaian "Safari Kebangsaan Merajut Kebhinnekaan" bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Ketua MPR disambut Gusti Sultan Sepuh ke-14 Pangeran Raja Adipati Arif Natadiningrat. Bersama Pangeran Raja Adipati Arif Natadiningrat, Ketua MPR berjalan menuju bangsal pagelaran tempat sosialisasi Empat Pilar MPR berlangsung. Zulkifli sendiri didampingi Didik J. Rachbini, Mulfachry Harahap (Ketua Fraksi PAN DPR), Lucky Hakim, Primus Yustisio.

Dalam sosialisasi itu, Zulkifli mengatakan selama 18 tahun demokrasi Indonesia mencapai banyak kemajuan. Tetapi selama itu juga, semakin jauh identitas ke-Indonesiaan.


"Kita mulai kehilangan ruh kebangsaan kita, bahkan mengalami disorientasi. Banyak gubernur, bupati, walikota tidak paham mengenai tugasnya," katanya.

Zulkifli pun menguraikan satu per satu dari empat konsensus dasar bangsa, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Jelas dia, seluruh manusia Indonesia, siapa pun dia, apalagi seorang pemimpin, segala perilaku, tindakan, kebijakan dan keputusannya harus dilandasi cahaya Tuhan, cahaya Ilahi.

"Cahaya Ilahi itu melahirkan kemanusiaan yang adil dan beradab. Kalau ada pemimpin yang suka menggusur, itu tidak disinari cahaya Ilahi karena tidak melahirkan kemanusaan yang adil dan beradab," katanya.

Seorang yang memiliki jabatan politik seperti gubernur, bupati, walikota, anggota DPR, mengalami disorientasi, tidak mengetahui tugasnya. "Menurut UUD, tugas pemilik jabatan politik adalah melayani rakyat, melayani negara, untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," jelas Zulkifli.

Dia menegaskan bahwa kita mulai menjauhi Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. "Karena itu ketimpangan semakin tajam. Karena itulah pentingnya sosialisasi empat konsensus dasar ini," ujar Zulkifli yang juga Ketum PAN ini. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya