Berita

Pengobatan Gratis Untuk Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Papua

RABU, 04 MEI 2016 | 07:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 509/Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua.
 
"Kegiatan Karya Bakti ini kami gelar secara serempak di seluruh wilayah penugasan Yonif 509/Kostrad mulai dari Sorong, Manokwari, Enarotali sampai dengan Puncak Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya seremonial belaka, tetapi juga dalam rangka memperingati Hari Papua Kembali, dimana tanggal 1 Mei di Papua merupakan hari yang sangat bersejarah, karena pada tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Kembali Bersatunya Tanah Papua ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Dansatgas Pamrahwan, Letkol Inf Beny Setiyanto di sela-sela pelaksanaan Karya Bakti di Provinsi Papua babru-baru ini.
 
Menurut Dansatgas, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam upaya untuk merebut hati dan simpati rakyat sebagai wujud pengaplikasian program Serbuan Teritorial yang telah dicanangkan oleh Panglima TNI dalam rangka mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. "Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menebalkan jiwa nasionalisme serta rasa cinta Tanah Air bagi masyarakat Papua," ucapnya.
 

 
Dansatgas juga menyampaikan bahwa, kegiatan pembersihan serta menggelar pos pengobatan gratis juga dilaksanakan di kompleks pasar Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. "Dipilihnya kompleks pasar sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan Karya Bakti, berdasarkan pertimbangan bahwa pasar merupakan pusat perdagangan bagi masyarakat Kota Mulia dan sekitarnya, dimana masyarakat dari seluruh penjuru Kota Mulia berkumpul untuk melakukan kegiatan jual beli," pungkasnya.
 
Pengobatan massal gratis dipimpin oleh Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Arnov Lahira Eriskan, dibantu oleh Tim Kesehatan Satgas. Tingginya minat warga untuk mendapatkan pengobatan gratis membuat Tim Kesehatan Satgas Pamrahwan Yonif Raider 509/Kostrad harus bekerja ekstra dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada warga.
 
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tidak kurang dari 500 pasien dari berbagai usia datang untuk mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan gratis. Tidak hanya para pedagang maupun pembeli yang sedang berada di lokasi pasar, warga yang kebetulan lewat juga ikut tertarik untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.
 
Menurut Dokter Satgas Satgas Lettu Ckm dr. Arnov Lahira Eriskan, sebagian besar penyakit yang diderita oleh masyarakat adalah ISPA (infeksi Saluran Pernafasan), nyeri pada persendian, nyeri kepala, demam, gatal-gatal serta luka-luka. "Sebagian besar masyarakat masih kurang tingkat kesadarannya akan pentingnya hygienitas diri dan sanitasi lingkungan, sehingga mereka mudah untuk terkena penyakit," ujarnya seperti dalam rilis Penkostrad. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya