Berita

Misbakhun/net

Misbakhun Ajak Warga Kembali Ke Jatidiri Bangsa

RABU, 27 APRIL 2016 | 20:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia dulu, dikenal sebagai bangsa yang penuh dengan nilai-nilai kesopanan, kasih sayang, dan memiliki jalinan persaudaraan yang sangat erat. Namun kini, semakin hari, nilai-nilai dan jatidiri bangsa Indonesia tersebut semakin memudar.

Atas kondisi ini, kata Muhammad Misbakhun, MPR terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai tersebut. Salah satunya dengan terus mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI, Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Negara & Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.

Hal ini disampaikan Misbakhun, yang merupakan anggota MPR dari Fraksi Golkar, dalam osialiasi Empat Pilar MPR di kantor DPD Partai Golkar Kota Pasuruan (Rabu, 27/04).  Pria kelahiran Pasuruan itu menegaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat dipahami secara utuh, menyeluruh, dan berkelanjutan, khususnya oleh para penyelenggara Negara, Warga Negara RI, dan masyarakat umum.

Pertemuan ini menjadi sangat penting sebagai bagian dari sosialisasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar lebih dapat dipahami dan menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan," ungkap Misbakhun.

Misbakhun mengatakan, pendidikan merupakan proses yang senantiasa harus dilakukan terus menerus kepada seluruh komponen bangsa sebagai motor penggerak pembangunan. Mengingat peran pentingnya dalam mewujudkan cita-cita bangsa, MPR RI memandang penyelenggaraan pendidikan yang menanamkan nilai-nilai berbangsa dan bernegara harus mendapatkan porsi cukup besar, khususnya untuk para generasi muda Indonesia.

"Pemahaman dan implementasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar negara harus selalu ditumbuh kembangkan dalam mewujudkan cita-cita masa depan Indonesia yang lebih baik menuju masyarakat yang sejahtera, adil, makmur, serta menjadi negara yang berdaulat dan bermartabat," demikian Misbakhun. [ysa]‎

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya