Berita

Nusantara

Satpol PP Targetkan Garuk 10 Pak Ogah Per Hari

SELASA, 26 APRIL 2016 | 18:42 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) target dalam sehari menangkap 10 juru parkir liar atau 'pak ogah' di masing-masing wilayah. Para pak ogah yang terjaring akan langsung mendapatkan penyuluhan atau pendidikan dari Dinas Sosial DKI Jakarta.

Wakil Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu P memastikan para jukir liar itu mendapat perlakuan layak selama pengamanan. Jika usia masih produktif atau masa sekolah maka mereka akan diberi pendidikan.

"Kalau masih sekolah nanti akan dipondokan di Panti Bina Remaja, seperti pesantren. Tidurnya di panti dan sekolahnya di luar, pulang balik ke panti. Semua biaya ditanggung Pemprov DKI hingga SMA," ujarnya di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (26/4).


Namun jika ternyata para jukir liar itu sudah memasuki usia kerja maka dipersiapkan dua solusi.

"Dia ditawarkan pertama kerja di kelapa sawit, program transmigrasi di Kalimatan. Kalau memang mau kerja ya kami berangkatkan. Semua biaya Dinas Sosial yang tanggung," terangnya.

Cara kedua dengan memberikan pendidikan keterampilan seperti perbaikan monitor, kulkas, las, komputer dan sebagainya. Mereka akan mendapatkan pendidikan sekitar 15 hingga 21 hari.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya