Berita

TMP Youth Fest Siapkan Generasi Kreatif Untuk Hadapi MEA

SENIN, 25 APRIL 2016 | 07:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemuda Indonesia sejati memiliki potensi yang unggul. Apabila digali potensinya, pemuda Indonesia memiliki kreativitas yang unggul pula.

Demikian disampaikan Ketua DPD Taruna Merah Putih Jawa Barat, Niko Siahaan. Nico pun mengatakan bila TMP Youth Fest di Kota Bandung  merupakan salah satu langkah untuk memberikan wadah  krativitas kepada anak muda. ‎ TMP Youth Fest yang digelar Taruna Merah Putih (TMP) di Monumen Perjuangan, Bandung (Minggu, 24/4).

Ada ragam kegiatan dalam acara ini seperti creative run‎, gerakan pungut sampah, bazaar, parade seni budaya, indie band, serta pameran industri kreatif dan komunitas. Kegiatan ini juga disertai dengan pemberian anugerah oleh TMP kepada tokoh muda dalam delapan bidang.


Yaitu Kaptem Tim Persib Bandung Atep (pemuda pelopor di bidang olahraga), Ketua HIPMI Jawa Barat (tokoh kewirasuahaan muda), Walikota Bandung Ridwan Kamil (sebagai pelopor smart city), Co-Founder Ouval Research Rizky Januar dan Irfan (tokoh pelopor distro), Mahitala Unpar (tokoh muda lingkungan hidup), sembilan matahari (tokoh muda bidang film), Pure Saturday (tokoh musik indie), Founder Gojek Nadiem Makarim (tokoh muda bidang star-up)

‎"Kenapa Bandung menjadi kota yang pertama. Karena TMP ingin memberikan panggung kepada anak muda Bandung. Karena selama ini kita kenal Bandung sebagai kota yang mempunyai  kreativitas  yang telah unggul dari  bidang  Film, musik dan lain-lain," jelasnya.

Menurut Niko TMP menggelar acara ini ingin menjadi pemantik bagi organisasi-organisasi lain untuk mengangkat seluruh kreativitas anak bangsa. Niko menjelaskan kota Bandung merupakan titik awal untuk membangkitkan kreativitas anak muda di daerah lain.

Pada acara ini di juga diadakan Kreatif run yang diikuti oleh 4971 peserta dan 40 boots hasil kreasi anak bangsa unggulan dari bandung dari inovasi kuliner, distro, olahraga, seni dan inovasi otomotif. Total peserta yang terlibat dalam acara ini mencapai 6.000 orang.

Ketua Umum TMP Maruarar Sirait mengatakan bila Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bukan menjadi ancaman, tapi menjadi peluang bagi anak bangsa yang memiliki kreativitas yang unggul. Dan anak muda di Indonesia mempunyai peluang yang besar untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Pasalnya apabila digali anak muda Indonesia mimiliki potensi yang besar untuk bersaing di dunia Global.

"Anak muda kita memiliki kraativitas dalam berbagai hal. Seperti Kuliner, Seni, bahwa hingga IT," kata Ara. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya