Berita

megawati/net

Megawati: Reboisasi Jalan Kemanusiaan Selamatkan Bumi

MINGGU, 24 APRIL 2016 | 15:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan perhatian khusus untuk memperingati Hari Bumi dengan melakukan penghijauan di Taman Hutan Rakyat (Tahura), Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Kita bersyukur ada peringatan Hari Bumi. Gerakan mencintai bumi ini nampaknya sederhana, namun kita harus belajar betapa ada bangsa-bangsa yang punah dan hilang seluruh peradabannya akibat merusak dirinya sendiri dengan tidak merawat bumi. Marilah kita lakukan reboisasi sebagai jalan kemanusiaan untuk bumi," kata Megawati.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang turut mendamping Megawati dalam kesempatan itu, mengatakan Tahura Pantai Carita memang sangat khusus bagi Megawati. Semasa kepemimpinan Megawati sebagai Presiden Kelima, banyak mendorong lahirnya Taman Hutan Rakyat seperti di Pantai Carita yang diresmikan oleh Ibu Megawati pada tahun 2003.


"Begitu besar perhatian terhadap bumi, sehingga seluruh kepala daerah dari PDIP banyak yang membuat kebun raya, atau pelestarian hutan lindung, karena menjalankan instruksi Ibu Megawati yang dikenal kepakarannya dalam persoalanan tanaman," papar Hasto Kristiyanto.

Dalam sambutannya, politisi PDIP Ribka Tjiptaning menegaskan bahwa pohon memang tidak punya hak pilih, namun pohon-pohon harus diselamatkan sebagai rasa cinta kepada Tanah Air.

"PDIP harus menjadi pelopor upaya penyelamatan dan menjaga lingkungan hidup dari keserakahan kapitalisme," ujar Ribka dengan penuh semangat.

Di acara yang sama, Gubernur Banten, Rano Karno, pun nampak bersemangat dan memuji karya penyelamatan lingkungan hidup yang dilakukan Megawati. Menurut Rano, Megawati Soekarnoputri sebagai Pelindung Yayasan Kebun Raya, terus berjuang menyelamatkan bumi dengan memperbanyak kebun raya di seluruh Indonesia. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya