Berita

megawati/net

Megawati Dukung Penuh Kesepakatan Deklarasi Jakarta

SABTU, 23 APRIL 2016 | 23:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Presiden RI Kelima, Megawati Soekarnoputri, mendukung sepenuhnya kesepakatan partai politik yang menjadi peserta International Conference on Asian Political Parties (ICAPP) ke-26 di Jakarta, yang tertuang sebagai Deklarasi Jakarta. Khususnya, tentang komitmen bersama memerangi kejahatan transnasional.
 
Sikap ini disampaikan Megawati, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, saat berpidato di acara penutupan Sidang ICAPP, Sabtu (23/4).

Megawati mendengar secara langsung bagaimana konferensi itu mampu membahas hal-hal strategis terkait jawaban partai politik atas berbagai persoalan dunia saat ini. Semuanya dinyatakan dalam dokumen yang disebut "Deklarasi Jakarta." Baginya,  ‎apa yang tertuang dalam Deklarasi Jakarta tersebut sungguh membuat dirinya pribadi bangga dan sekaligus bergembira.


Dia menyontohkan, perhatian yang cukup besar terhadap persoalan perdagangan perempuan, misalnya, yang seakan menjadi hadiah  bagi wanita Indonesia yang baru memperingati Hari Kartini pada 21 April.

"Kami memberikan dukungan sepenuhnya terhadap rekomendasi terkait trans-national crime yang harus disikapi sebagai langkah kongkrit kerjasama antar Partai Politik di dalam memerangi women trafficking, drug trafficking, dan un-trade trafficking," tegas Megawati.

Baginya, Deklarasi Jakarta tersebut dan komitmen yang terbangun dalam konferensi ini, diharapkan akan menjadi daya pendorong keseluruhan proses transformasi partai politik sebagai alat untuk memperjuangkan terwujudnya kesejahteraan rakyat. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya