Berita

amir syamsuddin/net

Bila Mau Jujur, Pemerintahan SBY Pun Prestisius Dalam Memulangkan Buronan

SABTU, 23 APRIL 2016 | 15:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintahan Joko Widodo berhasil menangkap Samadikun Hartono, yang merupakan buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Atas prestasi ini, sebagian publik mengacungkan jempol dan bertepuk tangan. Dan di antara mereka ada saja yang membandingkan dengan pemerintahan SBY, yang katanya tak memiliki prestasi dalam menangkap seorang buronan.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin pun angkat bicara. Ia mengajak semua pihak untuk bersikap jujur dan obyektif dalam menilai hal ini.


Di zaman pemerintahan SBY, kata Amir, ada pemulangan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Bogota atas nama Muhammad Nazarudin. Peristiwa itu patut menjadi catatan sejarah sebab perintah pengejaran dan pemulangan langsung dari Kepala Negara RI, Presiden SBY.

Kata Amir, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 23/4), Presiden SBY  langsung memerintahkan dan memonitor seluruh operasi pemulangan Nazaruddin. Dan langkah teersebut tetap dilakukan walaupun menyadari benar potensi kerugian politik yang akan ditanggung Demokrat mengingat Nazaruddin adalah mantan pejabat teras Demokrat.

"Namun demi tegaknya hukum dan wibawa negara, sebesar apapun risiko politik yang harus dihadapi SBY. Kalau kita mau bersikap jujur dan obyektif menilai belum ada prestasi pemulangan buron negara yan seseru dan sedahsyat peristiwa tersebut," demikian Amir. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya