Berita

rachmawati/net

Rachmawati: Tak Heran Pemerintah-DPR Begitu Bernafsu Golkan UU Pengampunan Pajak

RABU, 20 APRIL 2016 | 13:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dicurigai ada kerkaitan antara RUU Tax Amnesty atau pengampunan pajak dengan ditangkapnya Samadikun Hartono, yang merupakan buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Hebat penguasa proxy memberi pengampunan pajak bagi yang terkena pidana! Jadi seiring dengan ditangkap buron koruptor BLBI, hanya untuk dapat tax amnesty yang artinya melegalkan Surat Keterangan Lunas (SKL) BKBI dengan diperkuat melalui payung UU," kata politikus senior Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 20/4).

Tak heran, sambung Rachmawati, saat ini penguasa dan DPR terburu-terburu dan begitu bernafsu  menggolkan UU, yang bisa membuat Indonesia menjadi state crime. Dan ini tentu saja jelas-jelas melawan KUHAP dan spirit pemberantasan korupsi.


Rachmawati mengingatkan, jika UU Tax Amnesty disahkan maka sia-saia KPK menjadi lembaga lex specialis anti rasuah memberantas korupsi. Sebab pada akhirnya juga korptor dilindungi dengan UU Tak Amnesty.
 
"Antara lain, jika bayar tebusan dan kena pidana dapat pengampunan! Mashaa Allah pantas PDIP ngotot akan-akalan agar kebijakan skandal era Mega korupsi BLBI lolos dari jerat hukum," demikian Rachma. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya