Berita

joko widodo/net

Di Parlemen Inggris, Jokowi Ngomongin MU Dan Arsenal

RABU, 20 APRIL 2016 | 10:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden RI Joko Widodo berbicara di hadapan Parlemen Inggris, di Windsminster, London, Selasa (19/4) siang waktu setempat. Jokowi sempat menyinggung hubungan antara Indonesia-Inggris yang telah terjalin sejak akhir abad ke 16, ketika Francis Drake datang ke Maluku. Beberapa tahun kemudian, di tahun 1602 ketika John Lancaster tiba di Aceh membawa surat dari Ratu Elizabeth I  untuk memulai hubungan dagang.

Kini, setelah lebih dari 400 tahun, menurut Jokowi, hubungan panjang tersebut harus diperkuat untuk kemakmuran rakyat kedua bangsa. Untuk persahabatan dan kerja sama kedua negara.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan beberapa hal yang sering luput dari perhatian pemerintah kedua negara. Dia mengatakan, masyarakat Indonesia lebih mengenal Inggris, ketimbang sebaliknya.


"Di Indonesia, pertandingan antara Manchester United dan Arsenal kadang-kadang menjadi sumber pertengkaran dalam keluarga. Kami juga hafal bait-bait lagu One Direction, Coldplay, Genesis, the Beatles, Led Zeppelin, Queen, dan Iron Maiden," kata Jokowi yang disambut senyum anggota Parlemen Inggris, seperti dilansir dari laman setkab.go.id.

Jokowi melanjutkan, di Indonesia, masyarakat sangat tahu nama produk-produk Inggris, seperti Mark&Spencer dan Debenhams. Bahkan beberapa warga sangat mengerti dimana Harrods (pusat perbelanjaan terkenal di Inggris) itu.

Untuk itu, Jokowi ingin masyarakat Inggris juga lebih mengenal Indonesia. "Saya ingin lebih banyak warga Inggris yang ke Indonesia, tidak hanya ke Bali, tapi juga ke tempat-tempat indah lainnya," kata Jokowi seraya menyinggung mengenai adanya penerbangan regular langsung dari Jakarta ke London.

Jokowi juga ingin produk-produk Indonesia semakin mudah dan semakin banyak masuk ke pasar Inggris. Selain itu, Jokowi juga ingin kerja sama Indonesia dan Inggris semakin kokoh, dalam dan luas. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya