Berita

ilustrasi/net

Ormas Yang Siap Jadi Partai Akan Dideklarasikan Di Hari Buruh

RABU, 20 APRIL 2016 | 09:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hari Buruh tanggal 1 Mei mendatang akan menjadi momentum bagi kaum buruh untuk mendirikan partai politik. Adalah Gerakan Buruh Indonesia (GBI), aliansi organisasi buruh, yang siap dideklrasikan dan siap menjadi partai politik.

Menurut Wakil Presiden FSPMI, Kahar S Cahyono, kerja-kerja ke arah terbentuknya alat politik sendiri sudah dilakukan jauh-jauh hari. Berpuluh kali diskusi sudah dilakukan, yang tak jarang berakhir hingga dini hari. Dibuka ruang atas semua pemikiran, usul, dan saran, tanpa ada yang mendominasi.

"Seperti saudara, dalam beberapa bulan terakhir, diantara pimpinan GBI sudah terbiasa saling mengingatkan dan memberi masukan," katanya beberapa saat lalu (Rabu, 20/4).


Saat ini, sambungnya, 30 provinsi sudah menyatakan kesiapannya. Puncaknya, dalam May Day nanti, diperkirakan ormas buruh dan rakyat akan dideklarasikan di 32 propinsi. Sisanya, 2 provinsi lagi, optimis akan menyusul dalam beberapa bulan kedepan.

"Inilah saat, ketika teori akan diuji dalam praktek. Slogan-slogan semacam buruh go politik, bergerak dari pabrik untuk publik, buruh berkuasa rakyat sejahtera, saatnya diterjemahkan dalam tindakan nyata," " ungkapnya.

Satu hal yang penting, lanjutnya, ini tidak dilakukan sendirian oleh satu serikat tertentu. Tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia (GBI) yang bisa jadi adalah aliansi serikat buruh terbesar saat ini.

"1 Mei, sebagai hari perlawanan, tentu akan kita rayakan dengan aksi.  Tidak akan ada elit partai politik yang diberikan "panggung" dalam agenda ini. Kita hendak berikhtiar dengan penuh keseriusan untuk membangun alat politik sendiri, yang mandiri. Inilah jalan yang kita pilih. Bukan jalan yang disediakan rezim, lengkap dengan geleran permadani dan karpet merah," demikian Kahar S Cahyono. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya