Berita

foto: Penkostrad

Nusantara

Kostrad Bantu Rehab Bangunan SD Inpres Di Keerom

SELASA, 19 APRIL 2016 | 07:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kolakops Korem 172/PWY Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Lintas Udara 431/SSP Kostrad bekerjasama dengan Pertamina Region 8 Papua dan Maluku membantu merehap SD Inpres di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, sejak Senin (18/4).
 
Perehapan kembali sekolah SD ini dipimpin oleh Letnan Dua Inf Sandi bersama 15 orang anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Linud 431/SSP Kostrad meliputi perbaikan atap yang sudah bocor, penggantian plafon, pengecatan dan penggantian lantai keramik.
 
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Linud 431/SSP Kostrad, Letnan Kolonel Inf Teguh Wiratama mengatakan bahwa kegiatan yang mereka lakukan adalah sebuah bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan. Dimana saat ini kondisi sekolah yang masih kurang layak bagi para murid untuk melaksanakan kegiatan belajar karena sebagian atapnya sudah bocor.


"Kami harapkan dengan direhapnya SD Inpres ini maka para murid akan dapat belajar dengan nyaman tanpa adanya gangguan, dengan kondisi sekolah yang bersih dan nyaman akan menarik minat para murid untuk gemar dan betah dalam belajar. Karena mereka adalah generasi muda penerus bangsa dan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama memberikan contoh yang baik kepada mereka," kata Letnan Kolonel Inf Teguh Wiratama dalam rilis Penkostrad, Selasa (19/4).
 
Para guru dan murid di SD Inpres Workwana menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI khususnya Kolakops Korem 172/PWY Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Linud 431/SSP Kostrad karena telah peduli terhadap dunia pendidikan dengan membantu merehap sekolah mereka. [rus]

Populer

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

Ketika Kebenaran Nasib Buruh Migran Dianggap Ancaman

Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:33

OTT KPK juga Tangkap Haji Kunang Ayah Bupati Bekasi

Jumat, 19 Desember 2025 | 03:10

Uang yang Diamankan dari Rumah Pribadi SF Hariyanto Diduga Hasil Pemerasan

Rabu, 17 Desember 2025 | 08:37

Kajari Bekasi Eddy Sumarman yang Dikaitkan OTT KPK Tak Punya Rumah dan Kendaraan

Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:07

Kejagung Ancam Tak Perpanjang Tugas Jaksa di KPK

Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:35

UPDATE

Kepala Daerah Dipilih DPRD Bikin Lemah Legitimasi Kepemimpinan

Jumat, 26 Desember 2025 | 01:59

Jalan Terjal Distribusi BBM

Jumat, 26 Desember 2025 | 01:39

Usulan Tanam Sawit Skala Besar di Papua Abaikan Hak Masyarakat Adat

Jumat, 26 Desember 2025 | 01:16

Peraih Adhyaksa Award 2025 Didapuk jadi Kajari Tanah Datar

Jumat, 26 Desember 2025 | 00:55

Pengesahan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim Sangat Mendesak

Jumat, 26 Desember 2025 | 00:36

Konser Jazz Natal Dibatalkan Gegara Pemasangan Nama Trump

Jumat, 26 Desember 2025 | 00:16

ALFI Sulselbar Protes Penerbitan KBLI 2025 yang Sulitkan Pengusaha JPT

Kamis, 25 Desember 2025 | 23:58

Pengendali Pertahanan Laut di Tarakan Kini Diemban Peraih Adhi Makayasa

Kamis, 25 Desember 2025 | 23:32

Teknologi Arsinum BRIN Bantu Kebutuhan Air Bersih Korban Bencana

Kamis, 25 Desember 2025 | 23:15

35 Kajari Dimutasi, 17 Kajari hanya Pindah Wilayah

Kamis, 25 Desember 2025 | 22:52

Selengkapnya