Berita

ilustrasi/net

Kemenkop Dan UKM Minta Pelaku Usaha Pariwisata Bentuk Koperasi

SENIN, 18 APRIL 2016 | 14:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sektor pariwisata merupakan salah satu andalan Indonesia sebagai penghasil devisa negara. Hal ini terlihat pada kontribusi pariwisata dalam perekonomian nasional.
Pada 2014, sektor pariwisata menyumbang 9,3 persen dari total PDB nasional dengan devisa sebesar Rp 133,9 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 9,8 juta orang. Melihat signifikannya peran pariwisata dalam perekonomian Indonesia, Pemerintah mendorong pengembangan potensi-potensi pariwisata sebagai destinasi wisata Indonesia.

Demikian antara lain yang disampaikan oleh Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta yang dibacakan saat membuka Bimbingan Teknis kepada Koperasi Pengelola Desa Wisata Hijau (DWH) di Mataram (Senin, 18/4).

Acara terebut juga dihadiri dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sejumlah Kepala Desa yang mempunyai destinasi pariwisata, Women Giude, para Koperasi pelaku usaha pariwisata di NTB dan Komunitas Sadar Wisata.

Acara terebut juga dihadiri dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sejumlah Kepala Desa yang mempunyai destinasi pariwisata, Women Giude, para Koperasi pelaku usaha pariwisata di NTB dan Komunitas Sadar Wisata.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM mendorong koperasi-koperasi yang berada di lokasi wisata untuk terlibat dalam pengembangan pariwisata.

"Dinas Koperasi dan UKM diharapkan menjadi motor penggerak sektor pariwisata di wilayahnya melalui peningkatan peran dan kapasitas koperasi sebagai pengelola usaha pariwisata atau bersinergi dengan koperasi-koperasi yang usahanya sebagai pendukung pariwisata," kata I Wayan Dipta berharap.

Peran Kementerian Koperasi dan UKM bersama-sama denganPemerintah Daerah sangat strategis dalam pengembangan pariwisata, khususnya dalam mengintegrasikan koperasi-koperasi sektor industri kreatif sebagai pendukung pariwisata seperti koperasi pengelola wisata, kerajinan, kuliner, produk unggulan daerah, transportasi dan sebagainya.

Saat ini, imbuh Wayan,paradigma pembangunan dilakukan dengan pembangunan pedesaan, daerah pesisir dan daerah tertinggal. Konsep pembangunan pariwisata juga dilakukan dengan pengembangan potensi desa-desa sebagai desa wisata. Untuk ituKementerian Koperasi dan UKM mendorong pengembangan desa-desa yang memiliki potensi wisata sebagai desa wisata dengan koperasi sebagai pengelolanya. Saat ini pelaku usaha di bidang pariwisata sebagian besar belum berbentuk koperasi.

"Untuk itu kami meminta Dinas-Dinas Koperasi di daerah untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan tentang manfaat berkoperasi kepada para pelaku usaha pariwisata sehingga mereka nantinya akan segera membentuk koperasi atau bergabung ke koperasi yang ada," pinta Wayan.

Kegiatan Bimbingan Teknis Kepada paraKoperasi Pengelola DWH inilah, menurutnya yang dilakukan oleh Kemenkop & UKM agarkoperasi dapat terus berbenah diri dan senantiasa terus meningkatkan kapasitasnya sebagai pengelola pariwisata yang profesional dan berdaya saing tinggi sehingga nantinya dapat berkontribusi dalam pembangunan pariwisata Indonesia. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya