Berita

rachmawati/net

Samadikun Hartono Harus Segera Diproses Secara Hukum!

SENIN, 18 APRIL 2016 | 13:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Samadikun Hartono, buronan Bantuan Likuidasi bank Indonesia (BLBI), yang ditangkap di China, harus segera diproses secara hukum.

Demikian disampaikan politikus senior Rachmawati Soekarnoputri. Rachmawati pun mengingatkan bahwa Samadikun nerupakan koruptor yang mendapat surat keterangan lunas (SKL) di era pemerintahan Megawati.

"Maka tak bisa tidak, Megawati harus bertanggungjawab  atas kebijakannya meloloskan koruptor dan negara menjadi rugi Rp 700 triliun tiap tahun bayar bunga obligasi rekap Rp 60 triliun," kata Rachmawati beberapa saat lalu (Senin, 18/4).


Rachmawati pun menekankan bahwa orang yang yang harus ditangkap dan diproses secara hukum bukan hanya Samadikun, melainkan juga seperti Samsul Nur Salim. Sebab tidak ada yang kebal hukum.

"Apalagi akibatnya negara rugi dan rakyat sengsara seumur hidup. Kebenaran dan keadilan harus ditegakkan," demikian Rachmawati. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya