Berita

joko widodo/net

Di Jerman, Jokowi Akan Berkunjung Ke Pusat Pendidikan Vokasi

SENIN, 18 APRIL 2016 | 09:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan, kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jerman, kali ini, dimaksudkan untuk memenuhi undangan Kanselir Jerman Angela Markel yang disampaikan saat keduanya bertemu di sela-sela KTT Group 20 (G-20), di Turki, tahun 2015 lalu. Selain itu, pemerintah juga akan mempelajari sistem pendidikan vokasi di Jermen yang memang dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan pasar saat ini.

Untuk itu, lanjut Retno, Senin (18/4), selain dijadwalkan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Markel dan Presiden Jerman Joachim gauck dua kali one on one meeting dan sekali business forum, Presiden Jokowi dijadwalkan akan berkunjung ke pusat pelatihan pendidikan vokasi di SiemensADT dan bertemu dengan masyarakat Indonesia yang menetap di Jerman.

"Sebagaimana ketahui bahwa di negara Jerman, sejak awal pendidikan sudah diarahkan apakah akan terus ke universitas atau apakah kemudian mengambil jalur vokasi, walaupun nanti di suatu titik vokasi ini bisa menyebrang ke universitas," papar Retno kepada wartawan, di Berlin, Jerman, Minggu malam (17/4) waktu setempat.


Dia mengingatkan, di dalam kompetisi ASEAN Economic Community maka keahlian, kualifikasi di bidang-bidang tertentu harus ditingkatkan. Dan salah satunya adalah dengan memperkuat pendidikan vokasi.

Retno berharap pendidikan vokasi ini juga untuk menjawab, mempersiapkan, mengkaderisasi bonus demografi yang dimiliki Indonesia.

Seperti dilansir dari laman setkab.go.id, Retno menambahkan, dalam memperkuat vokasi ini pemerintah juga bermitra dengan swasta, salah satu keberhasilan Jerman adalah kemitraan dengan sektor swasta. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya