Berita

jokowi/net

Jokowi Bangga Dengan Hafidz Musa

MINGGU, 17 APRIL 2016 | 08:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo ikut bangga dengan prestasi bocah cilik asal Indonesia, Musa yang mengharumkan nama bangsa di level internasional.

Musa adalah penghafal Alquran (hafizh). Dia berhasil meraih peringkat tiga kompetisi hafalan Al-Quran pada Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional di Mesir beberapa waktu lalu.

Musa anak dari pasangan La Ode Abu Hanafi dan Yulianti. Musa lahir di Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka pada tahun 2008.


"Kita bangga dg prestasi Musa La Ode Abu Hanifa, hafidz 7 tahun pada Musabaqah Hifzil Quran di Mesir -Jkw" ciut Kepala negara di akun Twitter @jokowi, Minggu (17/4).

Seperti diberitakan, Musa berangkat ke Mesir pada 9 April lalu untuk mengikuti MHQ Internasional. Keberangkatan Musa karena ditunjuk oleh Kementerian Agama yang mendapatkan undangan dari Kementerian Wakaf Mesir.

Ada tiga cabang lomba pada MQH Internasional di Mesir, yaitu: cabang hafalan 30 juz dewasa beserta tafsir, cabang hafalan 15 juz dewasa beserta tafsir, dan cabang hafalan 30 juz untuk anak-anak. Total peserta dari semua cabang berjumlah 80 orang 60 negara seperti Mesir, Sudan, Arab Saudi, Kuwait, Maroko, Chad, Aljazair, Mauritania, Yaman, Bahrain, Nigeria, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Australia, Ukraina, dan Indonesia. Musa mengikuti cabang lomba ketiga.

Musa merupakan satu-satunya utusan Indonesia  yang berpartisipasi pada perlombaan tersebut. Hafidz Indonesia itu merupakan peserta paling kecil di antara seluruh peserta lomba, karena lainnya berusia di atas sepuluh tahun.

Proses lomba terbagi dalam dua tahap. Peserta yang lolos tahap pertama akan masuk pada tahap kedua. Musa menjadi salah satu dari enam peserta lainnya yang mengikuti tes tahap kedua. Peserta lainnya ada yang berasal dari  Meuretania, Mesir, dan negara Muslim lainnya. Dan Musa satu-satunya peserta yang dapat menjawab pertanyaan dengan lancar tanpa salah, lupa, dan tanpa di bel tanda teguran. Musa mendapatkan nilai Mumtaz yakni 91,17 poin dari 100 nilai sempurna. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya