Berita

puspayoga/net

KUR Ritel BRI Habis, Kemenkop Usulkan Tambah Rp 7 Triliun

MINGGU, 17 APRIL 2016 | 02:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk skala ritel oleh BRI untuk sementara ditiadakan menyusulkan alokasi anggaran untuk sektor usaha itu sudah habis.

KUR Ritel BRI adalah Kredit Modal Kerja dan atau Investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak dengan plafond Rp 25 juta hingga Rp 500 juta per debitur.

"Sudah lebih dari target. Di sini habis, Medan, Jogja juga habis," ujar Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga seusai meninjau penyaluran KUR di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB (Sabtu, 16/4).



Puspayoga mengatakan tingginya permintaan membuat anggaran KUR ritel lebih cepat terserap dari target yang ditentukan. Kebutuhan akan permodalan melalui akses KUR ritel diakuinya meningkat luar biasa mengingat banyak pelaku UKM yang naik kelas menjadi skala ritel.

"Kalau ini tidak diakomodir kan kesulitan kita, BRI akan kesulitan mengalokasikan anggaran ke ritel," kata Puspayoga.

Kemenkop UKM pun mengajukan usulan penambahan anggaran KUR ritel sebesar Rp 7 triliun ke Komite Kebijakan. Usulan itu telah disampaikan sejak bulan Maret 2016 lalu. Usulan tambahan Rp7 triliun tersebut termasuk dari dana KUR Rp100 trilun yang ditargetkan terealisasi tahun ini.

"Jadi memang seluruh Indonesia khususnya KUR ritel cabang-cabang BRI sudah banyak kehabisan, artinya Komite Kebijakan itu harus segera memutuskan," tambah Deputi bidang Pembiayaan Kemenkop UKM, Braman Setyo. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya