Berita

foto: net

Lokalisasi Ditutup, Mantan PSK Dibantu Rp 5 Juta

JUMAT, 15 APRIL 2016 | 03:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan penutupan lokalisasi prostitusi di berbagai daerah telah dipetakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) seluruh Indonesia.

"Pada 29 Januari 2016, Dinsos mengadakan rapat koordinasi pemetaan lokalisasi prostitusi dan responnya sangat baik untuk dilakukan penutupan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia," ujar Mensos di Yogyakarta, Kamis (14/4), dalam rilisnya.

Hasil rakor, kata Mensos, ada 100 lokalisasi yang akan ditutup secara bertahap, salah satu di antaranya di Mojokerjo, Jawa Timur, dan Tangerang, Banten.


"Pada Mei ini, akan dilakukan penutupan lokalisasi prostitusi di Mojokerto dan Tangerang. Sedangkan, di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) dua lokasi akhir Februari lalu telah ditutup," terangnya.

Sementara lokalisasi prostitusi di daerah lainnya, secara bertahap akan dilakukan penutupan. Daerah terbanyak lokalisasi berada di Provinsi Kaltim dengan 33 titik.

"Menjelang Bulan Ramadhan ini, penutupan akan kembali dilakukan dan Pemerintah Daerah telah melakukan rakor se-Kaltim. Jadi, kami menunggu koordinasi teknis dari para bupati/walikota," kata Mensos.  

Sesuai tugas dan fungsi Kemensos memberikan support kepada mantan pekerja seks komersial (PSK), berupa bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Jaminan Hidup (Jadup), serta transportasi lokal (translok).

"Besaran UEP Rp 3 juta, Jadup Rp 900 ribu, serta translok, sehingga total bantuan bagi para bekas wanita penghuni lokalisasi Rp 5.053.000," katanya.

Selain itu, diberikan pelatihan kejuruan atau vocational training, berupa keterampilan membuat kue, menjahit, membordir, dan lain sebagainya. Tahun lalu, di lima titik 400 ratus wanita bekas lokalisasi mengikuti program tersebut.

"Selama 6 bulan mereka di sana dan didampingi petugas, sehingga ketika keluar bisa membuka berbagai usaha, baik yang pulang kampung ataupun tidak," katanya.

Bagi mereka yang memilih pulang kampung, di sana bisa membuka usaha sesuai dengan potensi daerah tersebut, seperti usaha pertanian bagi daerah yang subur tangahnya ataupun usaha di sektor agro.

"Mereka yang pulang kampung bisa membuka usaha sesuai potensi daerahya, misalnya di Malang bisa menanam brambang (bawang) dengan menyewa tanah dan berkelompok atau bisa juga membudidayakan ikan mujair, dan seterusnya," tukas Mensos. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya