Berita

golkar/net

Uang Pendaftaran Calon Ketum Golkar Sebesar Rp 20 Miliar Tak Bisa Dibenarkan

RABU, 13 APRIL 2016 | 07:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai partai yang sudah tua, Partai Golkar memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam perpolitikan Indonesia. Dan karena itu juga, Partai Golkar harus bisa memberikan tauladan yang baik kepada partai-partai lain.

"Demokrasi dalam tubuh Partai Golkar harus berjalan sebagaimana tuntutan publik," kata Wakil Sekjen DPP Golkar, Sirajuddin Abdul Wahhab, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 13/4).

Karena itu, ungkapnya, tidak bisa dibenarkan kalau tatacara pendaftaran Calon Ketua Umum Partai Golkar dipungut biaya dengan uang sebesar Rp 20 miliar.  Selain hal ini keluar dari kaidah yang diatur dalam AD/ART, juga keluar dari kelaziman pelaksanaan Munas Partai Golkar sebelumnya.


"Nilai uang Rp 20 miliar itu bukan sedikit. Logika sederhananya, apabila ada 10 kandidat Ketua Umum, berarti ada uang Rp 200 miliar, yang dikantongi oleh Steering Commitee. Buat apa uang sebanyak itu dalam Munaslub?" tanya Siraj.

Siraj mengingatkan bahwa substansi Munaslub itu harus berjalan dengan bersih, dan menghasilkan Ketua Umum Partai Golkar yang mencerminkan perubahan, regenerasi dan diterima semua pihak, termasuk oleh publik. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya