Berita

jusuf kalla/net

Daripada Campuri Reshuffle, Lebih Baik JK Urus Panama Papers

SELASA, 12 APRIL 2016 | 07:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) diingatkan untuk tak lagi ikut mengurus perombakan kabinet. JK lebih baik mengurus keluarganya yang tercantum dalam daftar Panama Papers.

"Pak JK tidak usahlah urus-urus reshuffle kabinet! Mengurus integritas keluarganya saja tidak becus, kok mau urus reshuffle?" kata tenaga ahli DPR, Lamen Hendra Saputra, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 12/4).

Pernyataan Lamen, yang juga mantan Ketua Umum LMND ini, terkait dengan perkataan Presiden Jokowi, dalam wawancara di Brebes, bahwa ia belum mencapai kesepakatan dengan Wapres Jusuf Kalla terkait reshuffle Kabinet.


Di bagian lain, pernyataan Lamen ini juga terkait dengan nama-nama keluarga JK. Keluarga JK ini, ungkap Lamen, ditengarai terlibat penggelapan pajak berdasarkan rilis dalam Panama Papers. Di antara keluarga JK itu adalah anak kandung (Solihin Kalla), adik kandung (Ahmad Kalla), adik ipar (Aksa Mahmud), dan keponakan (Erwin Aksa).

"Ini berarti Pak JK sebagai kepala keluarga tidak sanggup memberi keteladanan yang baik dalam hal bernegara. Berarti semua hal yang dipidatokan JK tentang taat membayar pajak, tentang upaya memperbaiki ketimpangan pendapatan, dan yang muluk-muluk lainnya adalah kemunafikan belaka," tegas Lamen. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya