Berita

ilustrasi/net

Pemerintah Jepang Kembali Buka Program Beasiswa Research Student

SENIN, 11 APRIL 2016 | 10:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kedutaan Besar Jepang membuka penawaran beasiswa kepada mahasiswa dan mahasiswi Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di universitas di Jepang sebagai research student pada tahun akademis 2017.

Syarat untuk mengikuti program ini adalah; pelamar berkewarganegaraan Indonesia; pelamar lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1982; IPK dari universitas jenjang pendidikan terakhir minimum 3,0; nilai TOEFL minimum 550 atau ekuivalen atau lulus Tes Kemampuan Bahasa Jepang minimum level 2/N2

Selain tiket pergi pulang, uang masuk universitas, uang kuliah dibiayai dengan beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho), para mahasiswa akan menerima uang setiap bulannya untuk biaya kehidupan sehari-hari.


Registrasi Online dan Formulir pendaftaran dapat diperoleh pada website Kedutaan Besar Jepang (http://www.id.emb-japan.go.jp). Dokumen lamaran harus diserahkan kembali kepada Kedutaan Besar Jepang sebelum tanggal 09 Mei 2016, secara langsung atau dikirim melalui pos (paling lambat 09 Mei 2016 dokumen harus sudah diterima).

Informasi dari Kedutaan Besar Jepang, pada tahun akademis 2016 ada sebanyak 35 orang mahasiswa Indonesia telah lulus ujian dan berangkat ke Jepang sebagai research student dengan rekomendasi dari pihak Kedutaan. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya