Berita

djan faridz/net

Politik

Akhirnya Djan Faridz Ditaklukkan Realitas Politik Penguasa

SENIN, 11 APRIL 2016 | 05:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Semua tahu bahwa kepengurusan PPP yang sah adalah hasil Muktamar Jakarta di bawah kepemimpinan Djan Faridz (ketum) dan Dimyati Natakusumah (sekjen). Hal itu sesuai dengan putusan Mahkamah Agung.

"Namun realitas politik berkata lain. Menkumham tidak mau mentaati putusan MA padahal tidak perlu lagi ditafsirkan," kata  Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, Senin (11/4).

Akhirnya, lanjut Pangi, kubu Djan ditaklukkan oleh realitas politik kehendak penguasa. Kemauan penguasa.


"Inilah sebuah realitas politik yang harus ditelan walaupun pahit oleh kubu Djand Faridz. Terkonfirmasi bahwa kekuasaan dan dukungan saluran politik masih di atas supremasi hukum," tukasnya.

Diketahui, Muhammad Romahurmuziy terpilih sebagai Ketua Umum PPP periode 2016-2021 pada Muktamar VIII PPP di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu malam (9/4). Muktamar yang dihadiri Presiden Jokowi itu tidak iikuti oleh kubu Djan.

Minggu siang, Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan, Humphrey Djemat mengatakan Mukatamar Pondok Gede adalah ilegal, karena Muktamar tersebut digelar oleh kepengurusan Muktamar Bandung 2011 yang dianggapnya tidak berlaku lagi. Dia pun menyebut Muktamar itu adalah pengulangan dari Muktamar Surabaya, yang waktu itu juga memilih Romahurmuziy.

Humphrey menambahkan, pihaknya akan menggugat ke pengadilan apabila Kementerian Hukum dan HAM mengesahkan kepengurusan hasil Mukatamar Pondok Gede itu. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya