Berita

Sekjen PDIP Apresiasi Kang Emil Yang Bisa Wujudkan Gagasan BK

MINGGU, 10 APRIL 2016 | 20:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Walikota Bandung Ridwan Kamil dinilai bisa menjadikan sejarah dan gagasan Bung Karno hidup dalam kebijakan.‎ Karena itu, PDI Perjuangan secara khusus mengundang Ridwan menyampaikan materi dalam dalam Rapat Koordinasi Bidang Nasional, Pemuda dan Olahraga. ‎

‎Demikian disampaikan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam pidato acara Rakoorbidnas Pora dengan tema "Kerja Nyata Pemuda PDIP untuk Indonesia Raya" di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat (Minggu, 10/4). ‎

‎"Bung Ridwan ini dalam catatan PDIP menjadikan kota Bandung hidup dalam sejarah Bung Karno. Ide pemikiran gagasan Bung Karno selalu hidup. Bung Ridwan dengan semangat anak muda berhasil membumikan nilai-nilai Bung Karno dengan mewujudkan Trisakti dalam pemerintahan," kata Hasto. 

‎ ‎Hasto mengungkapkan, Kang Emil dalam kepemimpinannya juga mampu mengambil keputusan cepat dan kreatif sesuai keinginan anak muda. PDIP sebagai partai dalam pemerintahan, berupaya menjembatani persahabatan kepada para pemimpin bangsa yang bekerja demi rakyat. 

‎Sekaligus juga, sambungnya, PDIP belajar terhadap Emil agar kader muda partainya bisa memahami bagaimana mengaplikasikan nilai-nilai dan ajaran Bung Karno dalam konteks kekinian sebagaimana diterapkan Emil di Bandung.‎

‎"Ini harus diapresiasi, dicontoh, kerja demi rakyat. Bagaimana gerak kreatifitas digaungkan oleh Bung Ridwan. ‎Bung Ridwan Kamil mampu menjabarkan ajarang Bung Karno dalam realitas kehidupan kekinian.‎Jadi Bung Ridwan Kamil ini selama 2,5 tahun pimpin Kota Bandung telah banyak melahirkan inovasi dan gagasannya luar biasa yang inspiratif," demikian Hast‎o. [ysa]‎

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya