Berita

Dewi Rezer:net

Blitz

Dewi Rezer, Marcell Selingkuh? Tanya Pada Angin Berembus

JUMAT, 08 APRIL 2016 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Alasan Dewi dan Marcell bertengkar diduga karena masalah perselingkuhan dan ekonomi. Sudah berbulan-bulan lalu Dewi ingin bercerai.
 
Dewi Rezer mulai menjalani sidang perceraiannya den­gan Marcellino Lefrandt di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin. Seperti biasa, di sidang perdana ini Majelis Hakim rencananya akan mempertemukan ked­ua belah pihak, tergugat dan penggugat.

Pukul 12.35 WIB, Dewi datang ke gedung pengadilan. Ia pun segera disambut Merli Aprilita, kuasa hukumnya yang sudah tiba terlebih dahulu. Turun dari mobil, ia tampak tenang dan memberikan seulas senyum di depan kamera pewarta.


"Nanti ya, ke ruang sidang dulu," ucap Merli yang segera menggandeng Dewi ke Ruang Sidang Utama, Prof. H. Oemar Seno Adji, PN Jaksel.

Dewi terlihat cantik dengan mengenakan baju bergaris hitam dan putih. Rambut pirang berombak pun sengaja digerainya. Saat ditanya tentang kondisi dan kesiapannya menghadapi persidangan, Dewi berucap santai.

"Kabar baik, aku sehat-sehat aja. Nanti ya, aku sidang dulu," ceplos eks VJ MTV ini.

Berbeda dengan Dewi, Marcellino sebagai tergugat tidak menampakkan batang hidung­nya. Alhasil sidang ditunda dan Dewi keluar ruangan.

Ia menuturkan, keputusan bercerai diambil dengan pertimbangan yang sangat matang. "Ini bukan pikiran yang sebulan atau dua bulan ya, jadi memang sudah kupikirkan matang-matang," selorohnya.

Dewi mengutarakan alasannya untuk tidak mau berkompromi dengan sang suami dalam menyelesaikan kemelut rumah tangganya. Mereka sudah tidak mempunyai visi dan misi yang serupa.

"Kami sudah punya mimpi yang berbeda dan sudah tidak bisa bersama-sama lagi," ungkapnya.

Karena itu, Dewi mengatakan, mereka lebih baik berte­man saja daripada menjadi sepasang suami-istri.

Pertemanan itu, kata Dewi, digagasnya demi kelangsungan kasih sayang dan masa depan kedua anaknya.

"Kami lebih baik berteman saja demi men­gurus anak," ujar Dewi.

Benarkah karena faktor ekonomi yang menyebabkan keduanya kerap bertengkar? "Nggak tahu, kalau permasalahannya biar kita berdua aja yang tahu," jawab Dewi.

Tidak hanya itu, sebelumnya kehadiran orang ketiga ditenggarai menjadi faktor terbe­sar kandasnya pernikahan mereka. Lagi-lagi, Dewi menggantung isu itu dengan jawaban yang tidak pasti.

"Itu tanyakan saja kepada angin yang ber­embus," ceplosnya.

Selain bercerai, ada hal lain yang diinginkan Dewi. Ia mau hak asuh atas kedua anaknya jatuh kepadanya. Meskipun, metode pengasuhan bakal tetap berdua dengan Marcelino.

"Kalau anak aku pengin yang mengasuh. Walaupun ada di aku dan Marcell sama saja, kita kan orangtua dua-duanya," cetus bintang film Rumah Ketujuh, Satu Kecupan dan Potong Bebek Angsa ini.

Hingga saat ini, kedua anaknya belum mengetahui masalah antara dirinya dan Mar­cell.

"Anak-anak aku masih kecil, ya suatu hari kita berdua idealnya harus menjelaskan kepada anak-anak kenapa kita sudah nggak bersama-sama lagi, tapi kan kita tetap berte­man," urainya.

Tentang Marcellino yang absen dan bahkan tidak menunjuk kuasa hukum untuk meng­hadiri sidang perdana, Dewi berujar, "Kecewa sih, tapi memang gayanya begitu kali ya."

Dewi menggugat Marcellino pada Rabu 2 Maret 2016 dengan nomor perkara 125/ Pdt.6/2016/PN.JKT.Sel. Dewi menggugat cerai suaminya dengan alasan telah terjadi perteng­karan terus-menerus dalam rumah tangga mereka.

Sebelum ini, ia mengaku ingin menangis apabila dicecar dengan pertanyaan seputar perceraian.

"Jangan tanya gitu nanti aku sedih, nanti aku mewek. Udah ya, thank you, sorry ya...," ucap pemilik nama asli Franzezcka Gabriella Dewi ini.

Sebelumnya, Marcelino buka suara men­genai gugatan cerai dari sang istri. Ia pun menanggapinya dengan santai.

"Mungkin sudah tahulah ya keadaannya seperti apa, saya juga nggak bisa menyembu­nyikan karena ini memang realitanya," ungkap penyuka komik dan animasi ini. ***

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya