Berita

Agus Rahardjo/net

KPK Wanti-wanti 3.900 Izin Tambang Bermasalah

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 09:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat ada sekitar 3.900 izin tambang di seluruh Indonesia tidak clear and clean alias bermasalah.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo saat memimpin rapat Koordinasi dan Supervisi Sektor Energi tahun 2016 dengan tema 'Gerakan Nasional Mewujudkan Kedaulatan Energi' di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (6/4).

Kata Agus, KPK memberi batas waktu kepada Pemerintah, sebagai pihak yang mengeluarkan izin, untuk menyelesaikan masalah tersebut hingga Mei 2016 ini. Bila tidak diselesaikan, KPK akan melakukan langkah hukum sebagai jalan keluar penyelesaian.


"Maka semangat lah, dan ilegal izin ini harus diselesaikan," ucap Agus.

Agus mengungkapkan, ancaman ini menyusul langkah KPK bersama Kementerian ESDM mengupayakan perbaikan tata kelola perizinan di sektor migas, minerba, dan energi lain bagi 21 daerah penghasil, sejak dua tahun lalu.

"Upaya perbaikan tata kelola ini dilakukan lewat koordinasi dan supervisi seperti ini," kata dia.

Agus menambahkan, dalam menata kelola pertambangan, pemberian status clear and clean diberikan untuk membedakan pelaku usaha yang tertib dan tidak.

KPK mendapati 5.200 izin berstatus tidak clear and clean di awal Koordinasi dan Supervisi. Ribuan izin itu tersandung dalam masalah tumpang tindih lahan dengan kawasan konservasi, hutan lindung, hingga soal piutang pelaku usaha yang berpotensi merugikan negara.

"Karenanya kita memastikan pengelolaan dan pemanfaatan energi di daerah sesuai dengan peraturan," tukas Agus. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya