Berita

foto: net

Bisnis

Kebijakan Fiskal Saat ini Sudah Efektif Dan Terarah

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 08:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kebijakan fiskal saat ini oleh sejumlah ekonom dinilai sudah efektif dan terarah guna menopang laju pertumbuhan ekonomi nasional semakin tinggi dalam beberapa tahun mendatang. Berbagai terobosan fiskal seperti insentif pajak, penyaluran dana desa, hingga alokasi belanja transfer daerah yang lebih besar dari Kementerian/Lembaga, telah berdampak positif bagi perekonomian.

Ekonom senior Kenta Institute, Eric Sugandi mengatakan posisi Menteri Keuangan saat ini adalah posisi kunci yang tidak perlu untuk diutak-atik. Menurut dia, Menkeu Bambang Brodjonegoro sudah berusaha melakukan kebijakan fiskal secara terarah dan efektif, sehingga ekonomi mampu rebound mulai kuartal III-2015. Meskipun pada awal-awal masa jabatannya, ada beberapa target yang belum tercapai.

"Dia itu posisi kunci. Jadi jangan diutak-atik kalau tidak perlu diutak atik. Sejauh ini juga Menkeu sudah menjalankan kebijakan fiskal yang bagus dan terarah meskipun di awal-awal mungkin sempat kaget karena penerimaan tidak tercapai dan tidak realistis kemudian direvisi," kata Eric di Jakarta, Kamis (7/4).


Memang diakui Eric, pada awal-awal masa jabatan Menkeu Bambang penyerapan anggaran kurang terselenggara dengan baik. Namun itu bukan sepenuhnya kesalahannya mengingat serapan anggaran lintas kementerian.

Bila dikaitkan dengan Nawacita, lanjut Eric, itu merupakan tanggung jawab kolektif pemerintahan. "Karena policy yang dilakukan Menkeu yang dibuat dia, sejalan dengan apa yang diinginkan oleh kabinet. Buktinya kita bisa lihat, untuk pertumbuhan ekonomi kuartal IV sudah rebound kemudian nanti di kuartal 1 2016 ini saya perkirakan akan membaik juga," kata dia.

Senada dengan Eric, ekonom dari Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty mengatakan kondisi fiskal Indonesia terlalu luas untuk dikatakan bertentangan dengan Nawacita yang sudah diamanahkan Presiden Jokowi. Dia juga menggarisbawahi bahwa terkadang kesalahan menteri Kabinet Kerja memang dicari menjelang reshuffle.

"Kita harus bisa memilih-milih, mana informasi yang benar mana yang tidak. Padahal juga kan sudah mengamanahkan kepada menterinya untuk menerapkan nawacita. Meskipun penerapannya tidak bisa 100 persen. Karena kan berat-berat kan realisasinya," ujar Telisa.

Sejauh ini, Telisa menilai kebijakan fiskal yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan sudah on the right track. Meskipun dalam Nawacita sendiri belum semuanya terpenuhi lantaran memang kondisi domestik yang tidak terlalu mendukung. Seperti misalnya kemandirian keuangan yang ada dalam konsep Nawacita. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya