Berita

tjahjo komolo/net

Nusantara

Mendagri: Bupati Simalungun Akan Dilantik Tanpa Wakil

JUMAT, 01 APRIL 2016 | 14:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pelantikan pasangan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2015 untuk tahap kedua akan segera bergulir.

Khusus di Sumatera Utara, SK pelantikan para kepala daerah sudah selesai dan tinggal diserahkan kepada Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi untuk melaksanakan pelantikannya.

Secara khusus mengenai pelantikan kepala daerah di Kabupaten Simalungun, Sumut, Tjahjo mengatakan pelantikan hanya akan dilakukan terhadap JR Saragih
sebagai bupati terpilih. Sedangkan terhadap pasangannya, Amran Sinaga selaku wakil bupati terpilih tidak akan dilantik. Amran adalah terpidana kasus illegal logging dan saat ini sedang menjalani masa hukuman empat tahun di LP Pematangsiantar.

sebagai bupati terpilih. Sedangkan terhadap pasangannya, Amran Sinaga selaku wakil bupati terpilih tidak akan dilantik. Amran adalah terpidana kasus illegal logging dan saat ini sedang menjalani masa hukuman empat tahun di LP Pematangsiantar.

"JR akan kami lantik. Ya satu saja yang dilantik, kan yang satu lagi (Amran Sinaga) lagi sekolah (ditahan) ya nggak dong," kata Tjahjo usai menghadiri Musrenbang Pemprov Sumut 2016 di Hotel Grand Angkasa, Medan, Sumut, Jumat (1/4).

Tjahjo juga menegaskan, setelah pelantikan terhadap JR Saragih dan kepala daerah lainnya, ia meminta agar pihak BNN juga langsung melakukan tes urin dan rambut mereka. Hal ini untuk mengetahui apakah mereka terlibat penyalahgunaan narkoba atau tidak.

"Kita akan minta langsung dilakukan tes urin dan rambut. Walau kemarin lolos tapi harus dites lagi. Jangan terulang kasus Bupati OKI kemarin setelah dilantik baru ketahuan," tukas menteri asal PDIP ini seperti dilansir dari MedanBagus.Com. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya