Berita

nasaruddin umar:net

Antara Al-Qur'an Dan Al-Furqan

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 09:04 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

AL-QUR'AN memiliki ban­yak makna. Yang dikenal secara umum ialah kitab suci yang diturunkan oleh Allah Swt melalui peran­taraan Jibril kepada Nabi Muhammad Saw untuk diteruskan kepada umatnya. Dari pengertian ini sinonim dengan Al-Furqan, Al-Kitab, dan Al-Dzikr, sebagaimana diperkenalkan oleh Ulumul Qur'an. Namun jika dilihat lebih khusus Al-Qur'an memiliki tekanan pengertian yang berbeda dengan Al-Furqan.

Al-Qur'an secara literal berarti 'bacaan', ben­tuk mashdar dari kata qara'a-yaqra'u-qur'an, berarti 'bacaan'. Secara literal juga bisa be­rarti lain, berasal dari kata al-qur' seakar kata dengan quru', berarti 'himpunan, kumpulan' (al-jam'). Kata ini pernah digunakan di dalam Al- Qur’an, yaitu: "Sesungguhnya atas tanggun­gan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya". (Q.S. al-Qiyamah/75:17). Sedangkan Al-Furqan secara literal berarti 'pembeda, pemisah', ben­tuk mashdar dari kata farraqa-yafarriqu-furqan berarti 'pembeda'.

Al-Qur'an lebih menekankan aspek pertemuan (encounter), yaitu mengumpulkan, menghim­pun, atau mempertemukan berbagai unsur yang berbeda atau berserakan. Al-Qur'an lebih menekankan aspek makro karena itu lebih menekankan aspek formal identity. Berbeda dengan Al-Furqan yang lebih menekankan aspek perbe­daan (differentiation), yang lebih mengedepankan pendekatan mikro. Karena itu model pendekatan­nya lebih menekankan principle of negations.


Dalam konteks tasawuf, istilah Al-Qur'an sering dipinjam dalam arti perjalanan makrokosmos In­san Kamil mengikuti proses kehadiran Lima Eksis­tensi (al-Hadharat al-Khamsah), yakni perjalanan atau pergerakan sentripetal menuju puncak (min al-tafshil ila al-ijmal). Berbeda dengan Al-Furqan yang sering dipinjam untuk menggambarkan per­jalanan spiritual dari puncak (al-'alam al-'ulya) ke bawah (al-'alam al-sufla), yakni perjalanan atau pergerakan sentrifugal menjauhi puncak. Kare­na itu, al-furqan disebut juga perjalanan dari atas (al-'alam al-'ulya) ke bawah (al-'alam al-sufla). Semakin ke atas semakin menyatu (qur'an/one­ness) dan semakin ke bawah semakin berbeda (furqan/manyness).

Perjalanan Al-Qur'an disebut dengan al-qaus al-al-su’ud, yang biasa disebut taraqqi (melan­git); atau kalangan arifin menyebutnya maqam al-Haq. Maqam ini didalamnya berlaku keten­tuan batin (al-hukumah al-bathiniyyah). Ke­tika kembali menjadi wujud batin, maka pada saat itu ia memanifestasikan nama kemahap­enyayangan Tuhan (Ism al-Rahmaniyyah). Dis­ebut demikian karena para makhluk dalam wu­jud ini mendapatkan rahmat rahimiyyah-Nya. Itulah sebabnya ketika manusia berpulang ke rahmatullah diucapkan kalimat: Inna lillah wa inna ilaihi raji'un (Q.S. al-Baqarah/2:156). Se­baliknya Al-Furqan disebut al-qaus al-nuzul, yang biasa disebut tanazul (membumi); kar­ena itu maqam ini disebut maqam nuzul atau kalangan arifin menyebutnya maqam al-khalq. Maqam ini didalamnya berlaku ketentuan dha­hir (al-hukumah al-dhahiriyyah). Ketika menjadi wujud dhahir, maka pada saat itu ia memanifes­tasikan nama kemahapengasihan Tuhan (Ism al-Rahmaniyyah).

Disebut demikian karena keseluruhan makhluk dalam wujud ini mendapatkan rahmat rahmani­yyah-Nya. Dengan demikian: Perjalanan spiritual manusia: Dari Al-Qur'an ke Al-Furqan dan kem­bali lagi ke Al-Qur'an. ***

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya