Berita

zaki iskandar

Caketum Golkar: Jangan Sampai Ada Gugatan, Yang Terpilih Harus Didukung

SABTU, 20 FEBRUARI 2016 | 19:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang akan digelar dalam waktu dekat ini jangan lagi melahirkan konflik baru. Pasca Munaslub, semua harus bersatu, solid dalam membangun partai.

"Siapapun yang terpilih, (semua) bersatu, solid. Jangan sampai ada gugatan," tegas calon Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmed Zaki Iskandar saat dihubungi petang tadi (Sabtu, 20/2).

Jangan sampai, katanya mengingatkan, ketegangan dan perseteruan di DPP nanti malah mempengaruhi kader di daerah. Apalagi, saat ini kader-kader partai Golkar di daerah sedang mempersiapkan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017 mendatang.


"Semua harus solid memperjuangakan aspirasi (kader) Partai Golkar di pilkada," sambung Ketua DPD I Partai Golkar Tangerang ini.

"Karena itu saya berharap Munaslub terbuka agar menginspirasi masyarakat. Setiap voter dipanggil lalu menyebutkan pilihannya. Dengan dengan begitu lebih fair dan tidak ada politik uang," ucapnya.

Apakah perlu para calon menandatangani pakta integritas untuk untuk menghindari gugat-menggugat?

Menjawab pertanyaan tersebut, Bupati Tangerang ini menegaskan kader Partai Golkar seharusnya memang harus fair, sportif, dan mendukung calon terpilih.

"Seharusnya seperti itu seorang kader. Jadi tidak perlu ada pakta integritas. Saya yang muda saja berani bilang, terpilih atau tidak, saya kader Golkar, saya akan dukung siapapun yang terpilih. Begitu juga kalau saya terpilih, semua harus dukung," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya