Berita

mendes-fadly

Grup Band Musikimia Diminta Buatkan Lagu "Desa Membangun Indonesia"

RABU, 17 FEBRUARI 2016 | 03:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Grup Band Musikimia memeriahkan acara Peluncuran Peta Desa untuk percepatan dan pembangunan kawasan perdesaan di kantor Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Jakarta (Selasa, 16/2).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar menerima album grup musik yang dikomandoi Fadly Cs tersebut.

"Judulnya luar biasa, dalam kesempatan ini saya juga ingin memperkenalkan slogan Kementerian kita yaitu 'Desa Membangun Indonesia' siapa tahu bisa dibikinin lagu oleh Musikimia," ujar Menteri Marwan yang disambut applaus oleh para tamu undangan.


Mendapatkan pujian dari Menteri Marwan, vokalis Musikimia, Fadly memuji balik kinerja Menteri yang berasal dari Pati tersebut. Fadly berharap peluncuran peta desa bisa semakin mempercepat laju pembangunan di desa. Dalam kesempatan tersebut, Fadly yang mengaku berasal dari desa berjanji akan kembali ke desa.

"Saya juga berasal dari desa dan bekerja di kota. Nanti saya pasti juga akan kembali ke desa," ujar Fadly.

Usai meluncurkan peta desa, Marwan Jafar diminta untuk berduet dengan Fadly menyanyikan lagu Legendaris berjudul 'Kasih tak sampai'. "Saya ingin mengajak Pak Menteri bernyanyi lagu yang saya kira sudah pasti dikenal semua kalangan. Yaitu lagu 'Kasih Tak Sampai," ujar mantan vokalis Padi tersebut.

Menteri Marwan dengan menggunakan kemeja berwarna hijau meladeni tantangan Fadly untuk menyanyikan lagu 'Kasih Tak Sampai." [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya