Berita

Nusantara

Pilgub Jabar, PKS Incar Deddy Mizwar Dan Ridwan Kamil

MINGGU, 31 JANUARI 2016 | 23:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ahmad Heryawan tidak lagi bisa maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang karena sudah dua periode memimpin Tanah Pasundan tersebut.

Karena itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengincar sejumlah tokoh untuk diusung menjadi calon gubernur yang akan menggantikan Aher. Wakil Gubernur Jawa Barat saat ini Deddy Mizwar dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil termasuk yang dibidik.
‎
"Dalam Pilkada nanti kita tak mungkin maju sendiri, pasti akan berkoalisi. Nah sekarang kita masih mencari sosok atau figur yang cocok untuk diusung di antaranya Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil," terang Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syauqi di sela acara Rakorwil DPW PKS Jawa Barat di Hotel Horison Bandung, Minggu (31/1), seperti dilansir RMOLJabar.


Deddy Mizwar, kata Syauqi, memiliki peluang yang cukup besar untuk diusung PKS karena selama ini track recordnya cukup baik. Selama ini Deddy Mizwar juga mendampingi Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat) yang merupakan kader PKS.

"Kami sudah melakukan koordinasi dan pembicaraan tahap awal dengan Deddy Mizwar. Kita sangat dekat dengan beliau," ujarnya.

Syauqi mengungkapkan, mesti tokoh-tokoh tersebut telah dibidik, namun mereka tetap harus mengikuti proses penjaringan terlebih dahulu, baik penjaringan dari tahap kader maupun penjajahan publik. Untuk proses penjaringan sudah dilakukan secara internal,baik untuk kader atau dari luar.

"Hasil dalam penjaringan ini kita komunikasikan dengan DPP karena nanti pusat yang mengambil keputusan," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya