Berita

Rachmawati Soekarnoputri

Reshuffle Bukan Solusi, Yang Tepat Ganti Jokowi

RABU, 06 JANUARI 2016 | 06:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) 77 Kementerian/Lembaga tahun 2015 yang dirilis Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi dinilai tidak ada gunannya. Karena masalah utama bangsa Indonesia bukan ada kementerian, tapi Presiden itu sendiri.

"Yang paling tepat penilaian rapor merah adalah ditujukan pada Jokowi, bukan kementerian," tegas politikus senior Rachmawati Soekarnoputri pagi ini (Rabu, 6/1).

Kesalahan besar yang telah dilakukan Jokowi adalah menyalahgunakan hak prerogatif Presiden. Makanya tidak heran, para menteri yang dipilih tidak the right man on the right place. Sebab, dalam penyusunan Kabinet, Jokowi sejak awal menggunakan prinsip bagi-bagi kue kekuasaan atau konsesi kepada para pendukungnya pada Pilpres.


"Karena semangat bagi kekuasaan sudah sejak awal nampak jelas terang benderang," tegas mantan Wantimpres ini.

Hasilnya, pertama penguasa tidak punya visi-misi ideologi yang jelas. Kedua, nomenklatur kementrian tumpang tindih bahkan ada yang belum diundangkan hanya demi untuk nampung pesanan bos-bos partai pendukung. Ketiga, dalam kabinet kelompok-kelompok atau geng-gengan oleh Jokowi dibiarkan, komandan tidak berdaya.

"Empat, Jokowi tidak independen dengan cap pesuruh partainya. Last but not least, tidak ada anak buah yang salah tapi komandan yang salah. Jadi reshufle kabinet bukan solusi, solusinya cuma satu, ganti komandannya," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya