Berita

Ivan Haz:net

X-Files

Istri Ivan Haz Nggak Akui Pukul Pembantu

Diperlihatkan Rekaman CCTV Apartemen
KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 09:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anna Susilowati, istri anggota DPR Ivan Haz akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya. Penyidik memperlihatkan kepada Anna bukti rekaman CCTV lift apartementempat tinggalnya.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro, Komisaris Besar Krishna Murti Anna membenarkan orang yang terekam di CCTV itu adalah Ivan Haz dan pembantunya, Toipah.

"Saksi (Anna) tetap berkelit, tidak mengakui pemukulan," kata Krishna.


Anna menganggap suaminya hanya mendorong Toipah, bukan memukul. "Saksi berhak untuk ingkar. Tapi kita punya bukti-bukti," tandas bekas Kapolres Pekalongan itu.

Penyidik tetap menanggap Ivan melakukan pemukulan. "Secara kasat mata itu bukan didorong. Itu pemukulan bahkan seperti ditinju," ujar bekas Kapolres Pekalongan itu.

Untuk memperkuat dugaan, penyidik telah meminta keterangan dari ahli. Hasilnya, ahli menyimpulkan bahwa itu pemukulan. "Bukti-bukti ini kita pergunakan untuk memperkuat adanya tindak pidana," kata Krishna.

Sebelumnya, Ivan Haz membantah melakukan penganiayaan terhadap Toipah. Menurutnya, pembantu yang melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya itu luka akibat terjatuh saat melom­pat pagar.

"Dia jatuh, luka, dia bilang di­aniaya," kata anak bekas Wapres Hamzah Haz ini.

Tito Hananta, kuasa hukum Ivan Haz dan Anna menyampaikan surat klarifikasi kepada penyidik Polda Metro bahwa keliannya tak pernah menganiaya Toipah.

"Tidak benar klien kami dan istri melakukan penganiayaan terhadap pelapor saudari berini­sial T," katanya.

Kasus penganiayaan ini mencuat setelah Toipah melapor ke Polda Metro Jaya pada 29 September 2x015. Menindaklanjuti laporan ini, penyidik melakukan visum. Hasilnya ada luka di tangandan telinga perempuan asal Karawang, Jawa Barat itu.

Ivan Haz juga dilaporkan Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Indonesia (El-Papi) ke Majelis Kehormatan Dewan. Ia diduga telah melaku­kan pelanggaran kode etik.

Hingga saat ini, penyidik Polda Metro Jaya belum bisa memeriksa Ivan karena status­nya sebagai anggota DPR butuh izin dari presiden. Polda Metro telah mengajukan permohonan pemeriksaan Ivan lewat Kapolri kepada Presiden Jokowi. Namun hingga kini izin itu belum turun.

Kilas Balik
Tunggu Izin Presiden Periksa Ivan
 

Anna Susilowati terancam dipanggil paksa setelah pada pe­manggilan sebelumnya istri ang­gota DPR Ivan itu tidak datang. Pada pemanggilan pertama, Anna mangkir, tapi pada pang­gilan kedua memenuhi panggilan Polda. Panggilan ketiga sebetul­nya dijadwalkan pada Rabu lalu, tapi ia beralasan sakit.

Anna dan suaminya dilaporkanke Polda Metro jaya pada Oktober lalu oleh pembantu rumah tangga mereka, Toipah. Mereka dituduh melakukan kekerasan dalam ru­mah tangga terhadap Toipah. Ia telah menjalani visum untuk me­mastikan luka-luka yang diala­minya akibat penganiayaan fisik. Pemanggilan terhadap Ivan Haz sendiri masih terhalang izin dari Presiden. Pemanggilan Ivan, yang merupakan anggota DPR Komisi IV dari Fraksi PPP, harus melewati izin dari pimpinan tertinggi negara.

"Kami sudah melayangkan surat ke Mabes Polri. Namun belum turun," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Nandang Jumantara. Dari Mabes Polri, surat ini nantinya akan diajukan kepada presiden langsung.

Polda Metro Jaya telah mem­buat surat permohonan izin pemeriksaan anggota DPR Ivan Haz ke Presiden Joko Widodo untuk diperiksa dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap PRT. Surat tersebut tinggal diteken Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, surat permohonan izin pemeriksaan berikut perkaranya masih digelar di Bareskrim Polri.

"Wasidik (pengawas penyidik) Bareskrim Polri masih gelar perkara, lagi diproses. Kalau sudah digelar nanti diteken Kapolri," kata Krishna kepada wartawan di Jakarta, Minggu lalu.

Selain surat permohonan izin pemeriksaan, penyidik Polda Metro Jaya juga melampirkan berkas pemeriksaan untuk se­lanjutnya dikaji terlebih dahulu oleh Wasidik Bareskrim Polri apakah memenuhi unsur untuk dilakukan pemeriksaan terhadap Ivan Haz atau tidak. Sejauh ini, penyidik baru memeriksa istri Ivan Haz sebagai saksi serta sejunlah saksi lainnya. ***

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya