Berita

foto:setkab

Nusantara

Jokowi Optimis Harga Sapi Lokal Bisa Bersaing

SELASA, 10 NOVEMBER 2015 | 14:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan kapal khusus pengangkut ternak KM Camara 1, Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 56 dan Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 55, di  Galangan Kapal PT Adi Luhung Sarana Segara Indonesia (ALSSI) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jatim, Selasa (10/11) siang.

Jokowi berharap dengan peresmian kapal khusus pengangkut ternak ini maka pelayanan angkutan untuk rakyat maupun untuk ternak akan bisa terpenuhi dengan baik, yang akhirnya distribusi logistik nasional akan berjalan dengan baik, sehingga akhirnya harga-harga juga bisa turun karena angkutannya memakai angkutan laut yang murah.

"Tadi Menteri Perhubungan menyampaikan tahun ini 200 kapal, tahun depan 160 kapal lagi, tahun depannya, tahun tambahannya seperti ini 160, 200, 160, 200," terang Jokowi seperti dilansir dari laman setkab.go.id.


Kepala Negara mengaku senang karena sekarang kita juga sudah mempunyai kapal angkutan ternak yang kapasitasnya 500 sapi, sehingga tidak lagi kaluhan dari jarak yang sangat panjang dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Kiriman sapi dari NTT menuju Jakarta misalnya pakai truk, sampai di Jakarta sapinya lemes semuanya.

"Tadi Pak Menteri Perhubungan menyampaikan, ada 500 ruang yang diberikan untuk sapi, standarnya juga standard internasional karena itu yang harus kita penuhi. Semuanya ada," tegas Jokowi.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, nantinya arus barang, arus ternak dari lokasi-lokasi provinsi yang ternaknya banyak bisa dipasarkan ke kota-kota yang membutuhkan, dan dengan perserdiaan angkutan yang murah sehingga bisa bersaing dengan sapi-sapi dari negara yang lain.

Menurut Jokowi, kekalahan kita selama ini selalu pada harga angkutan. Sapi dari Australia bisa masuk ke Jakarta harganya bisa berkompetisi dengan kita, karena harga transportasinya, biaya transportasinya sangat murah, sangat murah sekali.

"Kita kalahnya di transportasi dari provinsi ke provinsi yang masih sangat mahal. Ini yang kita targetkan agar satu per satu bisa kita selesaikan," tutur Jokowi.

Nampak hadir dalam acara peresmian itu diantaranya Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jatim Soekarwo. Sebelum ke Bangkalan, Jokowi dan rombongan mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan, Surabaya. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya