Berita

foto/net

Dunia

Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Merosot Tajam

SENIN, 19 OKTOBER 2015 | 11:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok merosot di kuartal ketiga 2015 dengan hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,9 persen. Angka ini merupakan pertumbuhan terendah Tiongkok sejak awal 2009.

"Krisis di sektor properti dan melemahnya ekspor terus menekan pertumbuhan domestik bruto Tiongkok. Tetapi konsumsi domestik dan pengeluaran di sektor infrastruktur mencegah penurunan ekonomi yang lebih parah," kata analis dari lembaga Oxford Economics Louis Kuijs sebagaimana dikutip Voanews.com, Senin (19/10).

Pertumbuhan Tiongkok menurun lantaran faktor dalam negeri, yaitu pemerintah sedang berusaha menjadikan ekonominya lebih berbasis pada konsumsi domestik dan layanan industri, daripada bergantung pada ekspor dan investasi.


Namun begitu, jurubicara badan statistik pemerintah Tiongkok Sheng Laiyun menyebut bahwa ekonomi Tiongkok secara keseluruhan masih terbilang kokoh.

"Semua perkembangan baru ini masih mengisyaratkan reformasi ekonomi Tiongkok berjalan lancar,” kata Sheng Laiyun. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya